3 Orang Tewas usai Penembakan Maut Dekat Space Needle Seattle

1 jam yang lalu 2
3 Orang Tewas usai Penembakan Maut Dekat Space Needle Seattle Aksi saling tembak meletus di pagelaran kuliner dekat Space Needle, Seattle. Tiga orang tewas, empat luka-luka termasuk seorang balita. Satu pelaku ditangkap.(AFP)

BENCANA penembakan melanda area wisata terkenal di dekat landmark ikonik Space Needle, Seattle, Amerika Serikat. Insiden berdarah nan terjadi di tengah gelaran pagelaran kuliner Bite of Seattle pada Minggu malam tersebut menewaskan tiga orang dan melukai sedikitnya empat orang lainnya, termasuk seorang balita.

Pihak Kepolisian Seattle telah mengamankan satu orang tersangka dan tengah melakukan pencarian terhadap tersangka lainnya nan terlibat dalam tindakan mematikan tersebut.

Asisten Kepala Polisi Seattle, Tyrone Davis, menjelaskan rentetan tembakan terdengar sekitar pukul 18.00 waktu setempat (01.00 GMT). Pihaknya menduga kejadian ini dipicu oleh tindakan saling tembak antarindividu.

"Ada dua orang nan kami yakini saling menembak satu sama lain," ujar Tyrone Davis.

Ia menambahkan petugas telah mengamankan dua senjata api di letak kejadian dan mengonfirmasi bahwa sudah "tidak ada ancaman lanjutan bagi masyarakat."

Kepolisian mengonfirmasi dua korban tewas di letak kejadian di area Seattle Center, sementara korban ketiga mengembuskan napas terakhir setelah dilarikan ke rumah sakit.

Juru bicara Harborview Medical Center, Susan Gregg, menyampaikan pusat trauma mereka menangani empat pasien, ialah seorang balita, seorang wanita nan kudu menjalani operasi, seorang laki-laki berumur 23 tahun, dan seorang wanita berumur 39 tahun. Satu korban tambahan dengan luka tembak juga mendatangi University of Washington Medical Center. Korban selamat nan tetap dirawat, termasuk sang balita, dilaporkan dalam kondisi stabil.

Suasana pagelaran musim panas nan meriah seketika berubah menjadi mencekam. Sejumlah saksi mata mengaku mendengar rentetan tembakan sebelum akhirnya berceceran menyelamatkan diri.

"Awalnya, saya pikir itu kembang api, lampau semua orang membanjiri jalanan dan berlari melewati kami," kata seorang saksi, Nick Bate.

"Kami mulai berlari. Saya tidak tahu. Saya tidak memandang ke mana orang itu pergi. Saya hanya mendengar semuanya," ungkap saksi lainnya.

Gubernur Washington, Bob Ferguson, mengonfirmasi pengerahan tim SWAT Kepolisian Negara Bagian untuk membantu kepolisian lokal.

"Doa saya berbareng family para korban, dan para petugas saat mereka bekerja untuk menjaga keselamatan masyarakat," tulis Ferguson melalui akun X miliknya.

Sementara itu, Wali Kota Seattle, Katie Wilson, mengecam keras kejadian ini.

"Perhatian kita tertuju pada orang-orang nan nyawanya terenggut, mereka nan berjuang untuk pulih, serta family nan mendampingi mereka," tegas Wilson, seraya menyampaikan apresiasinya kepada petugas kepolisian nan sigap mengamankan tersangka di lokasi. (AFP/Z-2)

Selengkapnya