Bahlil Beberkan Data Impor BBM RI, Paling Banyak dari Singapura

4 minggu yang lalu 15

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dalam paparannya menjabarkan sumber Bahan Bakar Minyak (BBM) dan juga minyak mentah nan didapat Indonesia dari beragam negara.

Dalam paparannya, pasokan BBM Indonesia 62%-nya berasal dari Singapura, kemudian 35% Malaysia dan 3% adalah nan lainnya. Nah, untuk impor minyak mentah 16%-nya berasal dari Saudi Arabia dan negara Afrika seperti Nigeria, Angola, Gabon dan lainnya serta Kazakhstan.

Dalam Energy Forum CNBC Indonesia, Bahlil menjabarkan bahwa kondisi produksi minyak siap jual alias lifting minyak di Indonesia terus mengalami penurunan dari nan sejak tahun 1996 - 1997 mencapai 1,5 - 1,6 juta barel per hari.

Di tahun 2025 lalu, lifting minyak Indonesia bisa mencapai 605.000 barel per hari. "Kita tidak perlu tepuk tangan, lantaran menurut saya sangat mengkhawatirkan. lifting kita sekarang itu di 2025 itu 605.000 barel per day, tapi konsumsi kita 1,5 juta-1,6 juta barel per day. Sekarang kita sorong menjadi 610.000 barel per day. Ini sekarang tetap tertatih-tatih," terang Bahlil dalam Energy Forum CNBC Indonesia, dikutip Jumat (26/6/2026).

Nah, sebagai upaya meningkatkan produksi minyak Indonesia terdapat beberapa strategi nan disiapkan Bahli. Diantaranya:

Pertama, optimasi produksi menggunakan teknologi: Penggunaan beragam teknologi dan teknik produksi seperti fracking, EOR, horizontal drilling untuk peningkatan produksi minyak di lapangan eksisting.

Kedua, reaktivasi sumur iddle: Terdapat 7.345 sumur iddle nan mempunyai potensi hidrokarbon. Sebanyak 792 sumur telah di reaktivasi pada tahun 2025. Selanjutnya 5.771 sumur berpotensi untuk dikerjasamakan guna mendorong penambahan produksi minyak Indonesia.

Ketiga, eksplorasi potensi migas di Indonesia Timur: Pemerintah bakal mendorong percepatan melalui skema kerjasama dan insentif nan lebih menarik serta penawaran 118 blok migas potensial.

"Nah, itu nan pertama teknologi. nan kedua adalah sumur-sumur nan sudah selesai eksplorasi, nan sudah PoD, mau tidak mau kita melakukan percepatan untuk bangunan agar bisa produksi,"

"Cara ini memang separuh kudu pakai separuh Jawa separuh Papua. Ya, kelakuannya kudu pakai begitu. Jadi Jawa kan halus-halus, baik, negosiasi. Ya jika Papua kan modelnya kau lakukan, jika kau tidak lakukan saya cabut, itu aja. Karena apa? Konsesi nan mereka miliki itu milik negara. Pasal 33 Undang-Undang 45, itu adalah seluruh kekayaan kita itu milik negara," tegas Bahlil.

(pgr/pgr)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya