Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengungkapkan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) memberikan support biaya di sektor perumahan mencapai Rp 50 triliun.
Pria nan berkawan disapa Ara ini menjelaskan, support lembaga investasi negara tersebut melalui perbankan pelat merah dalam corak Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Dukungan biaya tersebut memungkinkan masyarakat dapat memperoleh akses pembiayaan rumah sekaligus mendukung program 3 juta rumah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
"Dari segi pembiayaan melalui angsuran program perumahan, telah disiapkan support biaya nan sangat besar, tahun ini Rp50 triliun dari segi supply dan demand. Terima kasih, Pak Rosan dan Pak Donny," ujarnya dalam aktivitas Danantara Housing Expo 2026 di NICE PIK 2, Jakarta, Kamis (27/8/2026).
Selain Danantara, Bank Indonesia (BI) juga memberikan support melalui pelonggaran GWM dari 5% menjadi 4%. Kebijakan ini memberikan tambahan likuiditas sekitar Rp 80 triliun untuk mendorong peningkatan kuota FLPP dari sebelumnya sekitar 220.000 rumah per tahun menjadi kuotanya 350.000 unit untuk perumahan subsidi.
"Kebijakan ini juga kita bisa lihat hasilnya pada tahun ini juga, 30 Juli di Batang ada janji masal untuk perumahan subsidi sebesar 62.710 unit di seluruh Indonesia nan tersebar di 36 provinsi, 372 kabupaten/kota. Pada saat itu juga dilaksanakan KUR Perumahan senilai Rp880 miliar untuk 7.100 debitur," imbuhnya.
Ara menambahkan, program nan diusung oleh Danantara ini tidak hanya menjadi tempat untuk menawarkan rumah, tetapi menjadi platform nan mempertemukan masyarakat, pengembang, perbankan, dan beragam pelaku industri dalam satu ekosistem perumahan.
"Dengan menghadirkan pilihan kediaman dengan beragam tingkatan, sekaligus beragam pengganti pembiayaan, kami berambisi masyarakat semakin mudah mendapatkan info memilih rumah nan sesuai dengan kebutuhan dan memperoleh akses pembiayaan nan sesuai dengan kemampuan," tutupnya.
(rob/wur)
[Gambas:Video CNBC]

1 jam yang lalu
1








English (US) ·
Indonesian (ID) ·