Bos Energi RI Kompak Bongkar Strategi Hadapi Krisis Global

1 bulan yang lalu 10

CNBC Indonesia Energy Forum mempertemukan regulator, DPR, dan pelaku upaya untuk membahas ketahanan energi, EBT, investasi, & strategi menjaga pasokan nasional.

Suasana aktivitas Energy Forum di Singosari Ballroom-Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (25/6/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Energy Forum nan menjadi forum strategis untuk mempertemukan regulator, legislatif, dan pelaku usaha. Forum ini membahas peran sektor daya dalam memperkuat ketahanan daya nasional di tengah dinamika geopolitik dunia dan volatilitas nilai energi. CNBC Indonesia Energy Forum menjadi ruang perbincangan untuk mengkaji akibat gejolak daya bumi terhadap pasokan daya Indonesia. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia saat menyampaikan pemaparan dalam Energy Forum di Singosari Ballroom-Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (25/6/2026).

Melalui obrolan lintas pemangku kepentingan, forum ini mendorong penguatan produksi migas domestik, perbaikan suasana investasi, serta pengharmonisan kebijakan guna menjaga ketahanan daya nasional di tengah ketidakpastian pasar daya global. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia saat menyampaikan pemaparan dalam Energy Forum di Singosari Ballroom-Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (25/6/2026).

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menjelaskan kondisi sektor daya nasional dengan menyoroti kejayaan industri minyak nasional di era 1990-an. Menurut dia, pada periode 1996-1997, lifting minyak Indonesia mencapai sekitar 1,5 juta hingga 1,6 juta barel per hari (bph). Saat itu, industri migas menjadi tulang punggung perekonomian nasional dengan kontribusi mencapai sekitar 43% terhadap APBN. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Patijaya saat menyampaikan pemaparan dalam Energy Forum di Singosari Ballroom-Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (25/6/2026).

Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya mengungkapkan Indonesia tetap dalam posisi kondusif dalam ketahanan dan pasokan energi, meski di tengah tantangan global. Bahkan belum lama ini, JPMorgan juga menobatkan Indonesia menjadi negara dengan ketahanan terbaik kedua dari 52 negara. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Patijaya saat menyampaikan pemaparan dalam Energy Forum di Singosari Ballroom-Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (25/6/2026).

Demi memastikan pasokan daya tetap aman, menurutnya sudah ada izin nan mendukung kelincahan pengadaan daya melalui Lemigas. Nantinya, Lemigas bakal menjalankan mandat sebagai perpanjangan tangan negara, sehingga mempermudah menjalin kesepakatan dengan negara mitra. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Anggota Dewan Energi Nasional 2026–2030, Mohamad Fadhil Hasan saat menyampaikan pemaparan dalam Energy Forum Singosari Ballroom-Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (25/6/2026).

Anggota Dewan Energi Nasional, Mohamad Fadhil Hasan buka-bukaan soal potensi pengembangan program daya baru terbarukan (EBT) nan terus dijalankan oleh pemerintah. Hal ini tersebut menjadi salah satu langkah krusial nan wajib dilakukan pemerintah Indonesia untuk mencapai ketahanan energi, mengurangi daya karbon, hingga ketergantungan pada bahan bakar fosil nan semakin menipis. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Anggota Dewan Energi Nasional 2026–2030, Mohamad Fadhil Hasan saat menyampaikan pemaparan dalam Energy Forum Singosari Ballroom-Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (25/6/2026).

Terlebih dengan adanya ketegangan politik nan terjadi di negara timur tengah. Hal itu dianggapnya sebagai pembelajaran bahwa Indonesia perlu mendorong percepatan EBT. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Wakil Direktur PT Pertamina Persero, Oki Muraza saat menyampaikan pemaparan dalam Energy Forum di Singosari Ballroom-Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (25/6/2026).

Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Oki Muraza mengungkapkan langkah-langkah mitigasi untuk mengamankan pasokan daya dan menjaga ketahanan dalam negeri. Pertamina menyiapkan lapisan pertahanan, mengejar ketersediaan, dan berupaya meningkatkan produksi dari sisi hulu sehingga bisa mengurangi impor minyak mentah. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Wakil Direktur PT Pertamina Persero, Oki Muraza saat menyampaikan pemaparan dalam Energy Forum di Singosari Ballroom-Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (25/6/2026).

Oki juga menegaskan Pertamina juga terus berkonsultasi dengan DPR dan pemerintah mengenai keterjangkauan (affordability). Dengan begitu langkah-langkah nan dilakukan terus berpihak pada masyarakat, dan aktivitas bisa terus berjalan. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Wakil Direktur PT Pertamina Persero, Oki Muraza saat menyampaikan pemaparan dalam Energy Forum di Singosari Ballroom-Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (25/6/2026).

Dengan penggabungan 3 Subholding PT Pertamina Patra Niaga (PPN), PT Kilang Pertamina Internasional (KPI), dan segmen upaya PT Pertamina International Shipping (PIS), berasosiasi (merger) menjadi Sub Holding Downstream, maka tercipta efisiensi dan value creation nan lebih baik. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Add logo_svg as a preferred
source on Google
Selengkapnya