Bruce Springsteen Berikan Kejutan di Konser Penutup Bon Jovi di MSG

56 menit yang lalu 2
Bruce Springsteen Berikan Kejutan di Konser Penutup Bon Jovi di MSG Bruce Springsteen memberi kejutan di penutup residensi Bon Jovi di Madison Square Garden usai sempat ditunda akibat jangkitan sinus. Simak selengkapnya!(Rene Huemer)

JON Bon Jovi dan grup musiknya mengakhiri rangkaian residensi mereka di Madison Square Garden (MSG) dengan sebuah momen manis.

Pada penampilannya, musisi asal New Jersey tersebut memberikan kejutan kepada para penonton nan memenuhi arena dengan menghadirkan sahabat lamanya, Bruce Springsteen.

Setelah Bon Jovi memperkenalkan Springsteen sebagai "the king of the great state of New Jersey", keduanya tampil membawakan lagu duet "Who Says You Can’t Go Home" serta lagu hits milik Springsteen dari tahun 1978, "The Promised Land".

Pertunjukan tersebut menjadi penampil kesembilan sekaligus laga penutup dari rangkaian residensi Bon Jovi di MSG, nan juga menandai dimulainya Forever Tour. Ini merupakan tur perdana mereka dalam empat tahun terakhir sejak Jon Bon Jovi menjalani operasi pita bunyi pada 2022.

Kehadiran Springsteen di atas panggung terjadi beberapa hari setelah Bon Jovi terpaksa menghentikan konser kedelapan mereka lebih awal lantaran masalah kesehatan.

"Jangan buang potongan tiket Anda, saya bakal memikirkan solusinya, oke. Simpan saja, saya bakal mencari langkah untuk menjadwalkan ulang," ujar Bon Jovi kepada penonton sebelum meninggalkan panggung. "Saya kudu beristirahat malam ini. Saya merasa baik-baik saja, sampai bertemu lagi, bye bye."

Pada malam nan sama, perwakilan Bon Jovi memberikan pernyataan resmi mengenai kondisi sang vokalis:

"Jon Bon Jovi berbincang dari atas panggung dan memberi tahu para fans bahwa dia sedang berjuang melawan jangkitan sinus nan menyebabkan pagelaran berhujung lebih awal. Sebagai bagian dari residensi Bon Jovi di Madison Square Garden, Jon telah acapkali menyampaikan bahwa merupakan suatu kebahagiaan baginya untuk kembali menggelar pagelaran langsung berbareng band. Informasi terbaru bakal segera tersedia."

Hubungan dekat antara Bon Jovi dan Springsteen bukanlah perihal baru. Bon Jovi apalagi menganggap sosok nan menginspirasinya itu sebagai figur krusial dalam pekerjaan bermusiknya.

"Saya menganggap diri saya, secara bercanda, sebagai pangeran New Jersey," kata Bon Jovi mengenai posisinya dalam jenjang musik New Jersey setelah Springsteen, nan dia sebut sebagai "batu penjuru rock and roll New Jersey."

Ia juga menambahkan sungguh besarnya pengaruh grup musik pendamping Springsteen terhadap musisi lokal.

"Tentu saja ada Frank Sinatra, ada Frankie Valli, ada Whitney Houston; ada penyanyi-penyanyi luar biasa, tetapi E Street Band sangat krusial bagi siapa saja nan memegang gitar listrik," tambahnya.

Bagi Bon Jovi, membangun hubungan dekat dengan sosok pujaan menjadi salah satu pencapaian terbesarnya.

"Menjadi kawan sangat baik dengannya adalah salah satu sorotan dalam pekerjaan saya lantaran mereka adalah Beatles bagi kami," ungkap Bon Jovi.

"[E Street Band] membikin perihal nan tidak mungkin menjadi mungkin, 25 mil dari rumah Anda ada seseorang nan membikin rekaman. Mereka bukan sekadar poster di dinding; mereka ada di sana. Jadi saat Anda berumur 17 tahun, itu seperti memandang Yesus dan para murid-Nya," lanjutnya.

Rasa hormat dan kedekatan emosional tersebut juga sempat diungkapkan Bon Jovi dalam serial dokumenter Thank You, Goodnight: The Bon Jovi Story.

"Dia adalah pahlawan saat saya tumbuh dewasa. [E Street Band] semuanya lebih tua 12, 13, 14 tahun, jadi mereka seperti kakak laki-laki," jelasnya. "Lalu, hubungan kami sangat mendalam, pada tingkat persahabatan nan sama sekali berbeda, lantaran berapa banyak orang nan bisa berbincang seperti kami dalam ruang tertutup tentang kehidupan, cinta, dan kehilangan... dia betul-betul seperti seorang kakak."(People/Z-2)

Selengkapnya