Cuaca Ekstrem Terjang Jerman Selatan, Bandara Nuremberg Lumpuh dan 6 Tentara Tersambar Petir

1 bulan yang lalu 24
Cuaca Ekstrem Terjang Jerman Selatan, Bandara Nuremberg Lumpuh dan 6 Tentara Tersambar Petir Ilustrasi(Xinhua/Zhang Fan.)

GELOMBANG cuaca ekstrem melanda sejumlah wilayah di Jerman bagian selatan pada Selasa (14/7) malam, mengakibatkan jatuhnya korban luka, banjir bandang di area permukiman, hingga lumpuhnya operasional transportasi udara. Kota Nuremberg, Furth, dan Erlangen menjadi wilayah terdampak paling parah akibat hujan deras nan disertai angin besar besar.

Intensitas hujan nan sangat tinggi menyebabkan jalan-jalan protokol dan ruang bawah tanah (basement) terendam air dalam waktu singkat. Kondisi darurat ini memicu lonjakan laporan kepada otoritas keamanan. Pusat jasa darurat di Nuremberg mencatat lebih dari 3.000 panggilan hanya dalam kurun waktu lima jam saat banjir mulai memasuki wilayah kediaman dan jalur transportasi utama.

Cuaca jelek juga berakibat signifikan pada sektor penerbangan. Bandara Nuremberg terpaksa menghentikan operasional untuk sementara waktu demi argumen keselamatan saat angin besar melintasi area tersebut. Penutupan ini mengakibatkan sejumlah penerbangan nan dijadwalkan mendarat kudu dialihkan ke airport lain, sementara agenda keberangkatan mengalami penundaan panjang.

Pihak otoritas airport melaporkan adanya kerusakan bentuk pada akomodasi akibat terjangan angin kencang dan hujan. Beberapa kerusakan nan teridentifikasi meliputi pohon tumbang di area bandara, kerusakan genting bangunan, serta genangan air nan menutupi sejumlah area vital operasional.

Hujan Es dan Pemadaman Listrik

Memasuki Rabu (15/7) pagi, situasi belum membaik. Badai disertai hujan es menerjang Kota Reutlingen, nan kembali memicu banjir di beragam ruas jalan kota. Petugas pemadam kebakaran dan kepolisian dikerahkan secara penuh untuk melakukan operasi penanganan akibat cuaca ekstrem selama berjam-jam.

Sektor daya juga terdampak serius. Operator jaringan listrik setempat, FairNetz, melaporkan sekitar 6.000 rumah tangga mengalami pemadaman listrik total pada awal hari. Gangguan ini disebabkan oleh kerusakan prasarana kabel akibat cuaca jelek nan melanda wilayah tersebut.

Insiden Petir: Di wilayah Garmisch-Partenkirchen, enam personel militer dilaporkan terluka setelah tersambar petir saat bertugas. Kepolisian mengonfirmasi bahwa seluruh korban telah dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis intensif.

Peringatan Lanjutan

Layanan Cuaca Nasional Jerman (DWD) mengeluarkan peringatan bahwa potensi cuaca ekstrem tetap bakal bersambung dalam beberapa hari ke depan. Berdasarkan prakiraan cuaca, wilayah selatan Jerman tetap berisiko tinggi mengalami hujan lebat dan angin besar petir terisolasi pada Kamis (16/7) hingga Jumat (17/7).

Otoritas setempat mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, ancaman angin kencang, serta gangguan prasarana lainnya. Warga diminta untuk terus memantau perkembangan info cuaca resmi sebelum melakukan aktivitas di luar ruangan. (Anadolu/Fer/I-1)

Selengkapnya