Gubernur Jabar Ajak Orangtua Batasi Penggunaan Gawai pada Anak Demi Kesehatan

1 bulan yang lalu 15
Gubernur Jabar Ajak Orangtua Batasi Penggunaan Gawai pada Anak Demi Kesehatan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (tengah).(Antara)

GUBERNUR Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi mengungkapkan, kebiasaan anak-anak bermain gawai terlalu lama dapat menakut-nakuti kesehatan. Kebiasaan itu membikin anak-anak kurang bergerak sehingga nutrisi di dalam tubuh tidak berubah menjadi energi.

Dampaknya, anak-anak menjadi mudah terkena penyakit dan tingkat emosinya tinggi. Beberapa penyakit nan umumnya diderita orang dewasa, sekarang ditemukan pada anak-anak, di antaranya kandas ginjal dan diabetes.

"Ancaman masa depan bukan hanya kekurangan gizi, tetapi nutrisi dan gizi nan tidak dikelola jadi energi," tuturnya dalam aktivitas Seminar Nasional dan Deklarasi Kedaulatan Kesehatan Indonesia 2045, dengan tema Membangun Bangsa nan Sehat, Mandiri, Inovatif, dan Berdaya Saing Global, di Gedung GBI Bethel Summarecon, Kota Bandung, Rabu (15/7).

Oleh lantaran itu, gubernur meminta orangtua untuk memperhatikan pola hidup anak-anak. Ajak anak-anak untuk beraktivitas nan memerlukan banyak gerak. Jaga pula asupan anak agar tak terlalu banyak mengonsumsi makanan dan minuman tidak sehat, termasuk nan tinggi gula.

Pada kesempatan itu, KDM juga menyampaikan rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar nan bakal meningkatkan nutrisi ibu hamil.

"Ketika nan hamilnya bermasalah maka dia boleh ke toko, minimarket alias ke manapun untuk mengambil makanan nan dikonsumsi selama hamil. Ini sedang kita rumuskan lantaran tanggung jawab negara," paparnya.

Menurut gubernur, secara material negara kudu bertanggung jawab terhadap asupan makanan nan bergizi, minuman nan berkualitas, udara nan bersih.

"Seluruhnya negara kudu bertanggungjawab terhadap itu. Memperhatikan aspek material manusia perkembangannya dalam setiap waktu," imbuhnya.(AN/E-4)

Selengkapnya