Ini Cara Pemerintah Kabupaten Kuningan Tekan Angka Pengangguran

1 bulan yang lalu 22
Ini Cara Pemerintah Kabupaten Kuningan Tekan Angka Pengangguran Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar berbincang dengan salah satu penyedia lowongan kerja pada Kuningan Job Fair 2026(MI/NURUL HIDAYAH)

SEKITAR 5.000 lowongan kerja disiapkan dalam gelaran Kuningan Job Fair 2026. Pemerintah Kabupaten Kuningan berupaya untuk menekan nomor pengangguran di wilayah mereka.

Kuningan Job Fair 2026 digelar di Gelanggang Olahraga (GOR) Ewangga, Rabu (15/7). Sebanyak 40 perusahaan dari Kuningan, Brebes, Cirebon, Majalengka hingga Jabodetabek ambil bagian dengan menyediakan sekitar 5.000 lowongan kerja bagi para pencari kerja.

“Penyelenggaraan job air merupakan corak kehadiran pemerintah dalam menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya generasi muda nan tengah mencari pekerjaan,” tutur Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, Rabu (15/7).

Kehadiran job fair di Kabupaten Kuningan ini memberikan ruang dan kesempatan seluas-luasnya bagi para pencari kerja untuk berjumpa langsung dengan bumi usaha.

Dia mengungkapkan bahwa Pemkab Kuningan berupaya untuk menekan nomor pengangguran terbuka. Diantaranya dengan menargetkan penyelenggaraan job fair lebih dari sekali dalam setahun. Tujuannya agar semakin banyak masyarakat nan memperoleh kesempatan kerja sesuai kompetensi nan dimiliki.

Selain itu, lanjutnya, investasi baru bakal masuk ke Kabupaten Kuningan. Setelah penetapan RTRW, sebuah perusahaan asal Korea Selatan berencana membangun pabrik di Kuningan, Dengan nilai investasi sekitar Rp1,3 triliun investasi tersebut diproyeksikan bisa menyerap hingga 10.000 tenaga kerja.

Selain mendorong masyarakat memperoleh pekerjaan, Dian membujuk generasi muda mulai membangun pola pikir sebagai pembuat lapangan kerja melalui kewirausahaan.

“Kesuksesan tidak selalu menjadi pencari kerja, tetapi juga gimana kita bisa menjadi pembuka lapangan pekerjaan. Pelatihan nan disiapkan pemerintah kudu dimanfaatkan untuk membangun kemandirian,” ungkap Dian.

Dia membujuk perusahaan peserta job fair untuk  memberikan kesempatan nan setara bagi penyandang disabilitas sesuai dengan kebutuhan dan karakter pekerjaan nan tersedia.


KONSULTASI KARIER


Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Kuningan, Toto Toharudin, menjelaskan Kuningan Job Fair 2026 tidak hanya menghadirkan ribuan lowongan kerja, tetapi juga jasa konsultasi karier, info bekerja ke luar negeri, hingga program pemagangan.

Selain itu, Disnakertrans menyiapkan program training berbasis kompetensi bagi 1.200 peserta melalui 70 paket training nan didukung Kementerian Ketenagakerjaan. Peserta bakal memperoleh sertifikat, duit makan harian, seragam, konsumsi, hingga support permodalan setelah menyelesaikan pelatihan.

Tak hanya itu, tahun ini juga tersedia program danasiwa bagi 50 peserta nan bakal dipersiapkan untuk bekerja secara legal di Jepang.

Melalui rangkaian program tersebut, Pemerintah Kabupaten Kuningan berambisi semakin banyak masyarakat terserap ke bumi kerja, nomor pengangguran terus menurun, dan kesejahteraan masyarakat semakin meningkat.

Selengkapnya