loading...
TEXAS - Penalti yang membawa Spanyol unggul atas Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026 sempat memicu perdebatan. Sejumlah pihak mempertanyakan keputusan wasit memberikan hadiah penalti setelah bola terlihat mengenai tangan Lamine Yamal sesaat sebelum Lucas Digne melakukan pelanggaran di dalam kotak terlarang.
Insiden terjadi pada menit ke-20 di Dallas Stadium, Texas. Digne gagal mengantisipasi bola dengan sempurna sebelum tanpa sengaja menendang Yamal yang bergerak masuk ke country penalti. Wasit Ivan Barton langsung menunjuk titik putih, dan Mikel Oyarzabal sukses mengeksekusi penalti dua menit kemudian untuk membawa Spanyol unggul.
— Stunner (@invertCucurella) July 14, 2026Keputusan tersebut menuai protes dari kubu Prancis. Mereka menilai bola sempat menyentuh tangan Yamal sebelum pelanggaran terjadi sehingga seharusnya penalti dibatalkan. Namun, mantan wasit FIFA sekaligus pakar peraturan pertandingan, Christina Unkel, menegaskan keputusan wasit sudah sesuai dengan Laws of the Game.
Menurut Unkel, tayangan ulang menunjukkan bola mengenai bagian lengan yang masih termasuk country bahu atau ujung lengan (sleeve), bukan tangan yang dikategorikan sebagai handball.
"Titik kontak bola berada di bagian lengan yang masih termasuk country sleeve, sehingga itu tidak dianggap sebagai handball. Karena itu, keputusan memberikan penalti tetap benar," jelas Unkel saat memberikan analisis di siaran langsung ITV.







English (US) ·
Indonesian (ID) ·