Nyanyian Paus Sirip Seolah Melampaui Kecepatan Suara, ini Penjelasan Ilmiahnya

1 jam yang lalu 3
Nyanyian Paus Sirip Seolah Melampaui Kecepatan Suara, ini Penjelasan Ilmiahnya Ilustrasi(Doc NOAA Fisheries)

NYANYIAN paus sirip (fin whale) kembali menarik perhatian intelektual setelah sinyal suaranya menunjukkan kejadian nan sekilas tampak mustahil ialah puncak bunyi seolah bergerak lebih sigap daripada kecepatan bunyi di air. 

Namun, paus sirip rupanya tidak sedang “menembus” pemisah fisika. Fenomena tersebut berangkaian dengan langkah gelombang bunyi merambat dan berinteraksi di lingkungan laut.

Paus sirip dikenal menghasilkan bunyi berfrekuensi sangat rendah. Berdasarkan laporan nan dikutip dari NOAA, bunyi khasnya berada di sekitar 20 Hz dan rekamannya apalagi perlu diputar hingga lima kali lebih sigap agar dapat terdengar jelas oleh manusia.

Suara berfrekuensi rendah seperti ini juga bisa merambat dalam jarak sangat jauh di laut.

Sempat Terlihat Melaju 3.000 Meter per Detik

Fenomena tersebut menjadi menarik ketika intelektual menganalisis waktu kehadiran nyanyian paus di sejumlah perangkat perekam bawah laut. 

Perhitungan tertentu dapat menghasilkan kecepatan tampak sekitar 3.000 meter per detik, sementara bunyi di air laut umumnya merambat sekitar 1.500 meter per detik.

Angka itu tentu memunculkan pertanyaan “bagaimana mungkin bunyi dapat bergerak dua kali lebih sigap dari gelombang bunyi normal?”

Jawabannya bukan lantaran bunyi paus betul-betul melaju secepat itu. Salah satu penjelasannya adalah interferensi temporal, ketika sinyal bunyi nan sama mencapai penerima melalui lebih dari satu jalur. 

Gelombang nan datang langsung dapat bercampur dengan gelombang nan terlebih dulu dipantulkan oleh permukaan laut.

Pertemuan kedua gelombang tersebut dapat membikin posisi puncak sinyal terlihat beranjak lebih sigap daripada kecepatan rambat gelombang sebenarnya. 

Dengan kata lain, nan tampak bergerak sigap adalah pola alias puncak sinyal, bukan info nan dibawa gelombang suara.

Fenomena semacam ini tidak melanggar teori relativitas Einstein lantaran tidak ada info nan betul-betul dikirim melampaui pemisah kecepatan nan diperbolehkan fisika.

Mengapa Nyanyian Paus Bisa Terdengar Jauh?

Kemampuan tersebut juga berangkaian dengan karakter bunyi paus sirip. Sebagai paus balin, hewan ini menghasilkan bunyi rendah nan digunakan untuk komunikasi. 

Dilansir dari NOAA, bunyi paus laut dapat membawa info dalam jarak jauh, sementara kondisi lingkungan seperti kedalaman, permukaan laut, dan kebisingan turut memengaruhi rekaman nan diterima hidrofon.

Karena itu, bunyi paus sirip bukan sekadar “nyanyian” nan menarik didengar. Sinyalnya menjadi perangkat krusial bagi intelektual untuk melacak keberadaan, pergerakan, dan pola perilaku paus di lautan.

Temuan ini sekaligus menunjukkan bahwa lautan merupakan lingkungan akustik nan kompleks. 

Pantulan, interferensi, serta jalur rambat nan berbeda dapat membikin sebuah sinyal terdengar alias terlihat seolah melakukan sesuatu nan bertentangan dengan norma fisika, padahal nan terjadi adalah pengaruh dari langkah gelombang berinteraksi dengan lingkungannya.

Sumber: IFL Science, NIH, NOAA Fisheries

Selengkapnya