Pelajaran Covid! Menperin Pakai Cara Ini agar Industri RI Kebal Krisis

4 minggu yang lalu 14

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) tengah berupaya menguatkan rantai pasok untuk meningkatkan daya tahan industri menghadapi beragam krisis global. Pengalaman pandemi Covid-19 hingga ketidakpastian geopolitik menjadi pelajaran bagi pemerintah untuk mempercepat penguatan industri, termasuk melalui di sektor kesehatan.

Pemerintah mau memastikan kerjasama dengan beragam negara dapat memberikan nilai tambah bagi industri nasional. Kerja sama tersebut tidak hanya diarahkan pada peningkatan perdagangan, tetapi juga membuka kesempatan alih teknologi, hingga pengembangan industri berteknologi tinggi di dalam negeri.

"Kerja sama bakal sangat baik jika kita bisa meningkatkan volume perdagangan lantaran itu menciptakan devisa untuk Indonesia. Tapi kerja sama bukan melulu kita lihat dari volume perdagangan. nan lebih krusial adalah gimana kedua belah pihak bisa membentuk partnership nan saling menguatkan," ujar Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam Economic Update, Jumat (26/6/2026).

Semakin kuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global, maka semakin tinggi pula ketahanan manufaktur nasional ketika menghadapi beragam gejolak. Pengalaman selama pandemi ialah setiap negara kudu mempunyai keahlian memproduksi kebutuhan secara berdikari agar tidak berjuntai pada pasokan dari luar negeri.

"Kalau kita bicara soal rantai pasok global, semakin dalam kita masuk ke dalamnya berfaedah resiliensi manufaktur kita semakin tinggi. Kita belajar dari beragam krisis bahwa Indonesia kudu bisa memperkuat rantai pasok sekaligus meningkatkan kemandirian industrinya," katanya.

Pelajaran besar dari pandemi juga mendorong pemerintah melakukan penyesuaian terhadap peta prioritas industri nasional. Langkah tersebut dilakukan agar Indonesia mempunyai kapabilitas nan lebih baik dalam memproduksi perangkat kesehatan maupun produk farmasi ketika menghadapi kondisi darurat di masa depan.

"Ketika Covid terjadi, kita belajar bahwa sektor kesehatan kudu menjadi prioritas. Karena itu saya menambahkan industri kesehatan sebagai sektor prioritas dalam transformasi menuju Industri 4.0 agar Indonesia lebih siap menghadapi krisis di masa mendatang," ujar Agus.

Agus menambahkan pemerintah bakal terus mendorong pemanfaatan teknologi nan lebih maju di industri. Perusahaan nan bisa mengangkat teknologi modern bakal lebih efisien, mempunyai daya saing lebih tinggi, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global.

"Kita mau perusahaan-perusahaan Indonesia beralih bentuk menjadi industri nan lebih maju dan berteknologi tinggi. Dengan begitu daya saing meningkat, efisiensi tercapai, dan produk Indonesia semakin bisa bersaing di pasar global," ujar Agus.

(fys/wur)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya