Penyediaan Hunian Layak bagi Lansia masih Jadi Tantangan

1 bulan yang lalu 23
Penyediaan Hunian Layak bagi Lansia tetap Jadi Tantangan ilustrasi(TAP)

Indonesia mulai memasuki fase ageing population seiring proporsi masyarakat lanjut usia nan telah melampaui 10% dari total populasi nasional. Pertumbuhan jumlah lansia tersebut turut meningkatkan perhatian terhadap kebutuhan hunian nan aman, sehat, dan layak sebagai salah satu penunjang kualitas hidup di usia senja.

Persoalan kediaman layak tetap menjadi tantangan, terutama bagi lansia di wilayah pedesaan. Di sejumlah daerah, tetap terdapat penduduk lanjut usia nan tinggal seorang diri di rumah dengan kondisi gedung nan mulai rusak, sirkulasi udara kurang baik, serta akomodasi sanitasi nan terbatas. Kondisi serupa ditemukan di Desa Merapun, Kalimantan Timur. Sejumlah lansia di wilayah tersebut tetap menempati rumah nan mengalami penurunan kualitas akibat aspek usia gedung dan keterbatasan ekonomi.

Kementerian Kesehatan menempatkan rumah sehat sebagai salah satu aspek krusial nan memengaruhi derajat kesehatan masyarakat. Sirkulasi udara nan baik dapat membantu mengurangi kelembapan dan paparan debu, asap, maupun mikroorganisme. Sementara itu, sanitasi nan memadai berkedudukan dalam menekan akibat penyebaran penyakit berbasis lingkungan.

Berangkat dari kondisi tersebut, TAP Untuk Negeri melalui PT Yudha Wahana Abadi (YWA) kembali menjalankan Program Renovasi dan Sanitasi (Pondasi) di Desa Merapun, Kalimantan Timur. Program ini diarahkan untuk meningkatkan kualitas kediaman masyarakat, khususnya para lansia, agar dapat tinggal di lingkungan nan lebih aman, sehat, nyaman, dan layak.

Program Pondasi tidak hanya menyasar perbaikan struktur rumah, tetapi juga mencakup peningkatan akomodasi sanitasi. Dengan demikian, kediaman diharapkan tidak sekadar menjadi tempat berlindung, melainkan bisa mendukung kesehatan dan kesejahteraan penghuninya.

Kepala Desa Merapun Lobrik John menyambut positif penyelenggaraan program tersebut. Menurutnya, kerjasama nan dilakukan memberikan faedah langsung bagi masyarakat, terutama penduduk lanjut usia.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada TAP Untuk Negeri melalui PT YWA atas kepeduliannya kepada masyarakat Desa Merapun. Program ini memberikan faedah nan nyata, khususnya bagi penduduk lanjut usia nan sekarang dapat tinggal di rumah nan lebih layak, aman, dan sehat. Kami berambisi program seperti ini dapat terus bersambung sehingga semakin banyak masyarakat nan merasakan akibat positifnya,” ujarnya.

Bagi lansia, rumah mempunyai makna lebih dari sekadar tempat tinggal. Hunian nan kondusif dan sehat menjadi ruang krusial untuk menjalani masa tua dengan rasa nyaman, terlindungi, dan bermartabat.

Melalui Program Pondasi, pembangunan masyarakat ditunjukkan tidak hanya melalui penguatan ekonomi, tetapi juga melalui penyediaan lingkungan tempat tinggal nan layak. Rumah nan sehat dapat menjadi fondasi bagi peningkatan kualitas hidup keluarga, termasuk golongan lansia nan semakin bertambah di Indonesia. Di tengah perubahan struktur demografi nasional, kerjasama antara bumi upaya dan masyarakat diharapkan dapat mendorong lebih banyak inisiatif serupa. Sebab, perhatian terhadap lansia pada akhirnya menjadi bagian dari langkah sebuah bangsa menjaga martabat dan menghargai mereka nan telah berkontribusi dalam perjalanan pembangunan. (E-3)

Selengkapnya