Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyoroti tetap tingginya perhatian masyarakat terhadap ketepatan waktu alias on time performance (OTP) penerbangan. Menurutnya, peningkatan kualitas jasa menjadi salah satu konsentrasi pemerintah dalam memperkuat konektivitas nasional.
AHY mengatakan, penguatan ekosistem kebandarudaraan menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk menggerakkan perekonomian, termasuk mendukung sektor pariwisata dan ekonomi imajinatif di beragam daerah.
"Kita mulai dari kenapa rumor ini penting? Karena salah satu upaya kita untuk menggerakkan ekonomi secara nasional dan juga di beragam daerah, adalah melalui penguatan tata kelola ekosistem kebandarudaraan sebagai salah satu moda transportasi nan diharapkan bisa meningkatkan mobilitas, alias transportasi manusia, barang, maupun jasa," kata AHY dalam rapat koordinasi tingkat menteri di kantornya, Jakarta, Kamis (25/6/2026).
Ia menjelaskan, berasas Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029, salah satu konsentrasi pemerintah adalah membangun jaringan airport terpadu untuk mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi. Adapun salah satu parameter nan menjadi perhatian adalah ketepatan waktu penerbangan.
"Kalau dilihat ini ada beberapa sasaran, tentu di antaranya mengenai dengan penerbangan, berbincang on time performance penerbangan kita," ujarnya.
Sejumlah pesawat dari beragam maskapai penerbangan di pelataran pesawat Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (4/1/2018) Foto: Muhammad Sabki
Menurut AHY, keterlambatan penerbangan tetap menjadi keluhan nan paling sering disampaikan masyarakat. Karena itu, kualitas pelayanan kudu terus ditingkatkan, termasuk saat terjadi gangguan operasional.
"Ini nan selalu juga menjadi concern masyarakat luas, ketika terjadi delay nan terlalu lama alias ketidakjelasan jika ada faktor-faktor apakah cuaca alias hal-hal teknis lainnya," ucap dia.
"Maka kita kudu tingkatkan jasa ini mengenai dengan on time performance," tegasnya.
AHY menambahkan, penguatan jasa penerbangan merupakan bagian dari upaya meningkatkan daya saing sektor kebandarudaraan nasional. Pemerintah menargetkan ekosistem airport bisa menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
"Yang jelas, setelah itu kita berupaya untuk meningkatkan daya saing. Sekali lagi competitiveness itu adalah ukuran dari prestasi kualitas jasa bandara. Dan nan terakhir memastikan agar sektor kebandarudaraan betul-betul menjadi pengungkit konektivitas nasional kita. Pertumbuhan ekonomi, pemerataan, mudah-mudahan bisa tercipta dan mengikuti," pungkasnya.
(wur)
Addsource on Google

1 bulan yang lalu
16







English (US) ·
Indonesian (ID) ·