Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto (tengah).(ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah)
POLISI menegaskan bahwa berita nan menyebut adanya penembakan terhadap ajudan mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah merupakan info tiruan namalain hoaks.
"Kalau itu ada info jelas, sejauh ini kami sudah mengonfirmasi dengan Kasat Reskrim Jakarta Selatan itu adalah hoaks," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto saat konvensi pers di Jakarta, Senin (27/7).
Penegasan tersebut merespons narasi liar nan beredar luas di media sosial Instagram. Salah satunya diunggah oleh akun @gianluigich, nan menyatakan bahwa setelah penjaga rumah Febrie tewas, ajudannya pun diduga ditembak oleh sosok misterius dan jasadnya belum ditemukan.
Informasi ini beredar setelah seorang laki-laki berjulukan Sutrimo, diduga sebagai kepala rumah tangga Febrie Adriansyah, ditemukan tewas di sebuah klinik di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Kamis (23/7).
"Korban kemudian dibawa menggunakan ambulans menuju RS Muhammadiyah Taman Puring. Namun, pihak rumah sakit menerangkan bahwa Sutrimo tiba dalam keadaan sudah meninggal dunia," kata Budi.
Menindaklanjuti temuan tersebut, tim interogator dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Selatan bergerak sigap mengumpulkan bahan serta keterangan untuk menyusun kronologi pasti.
Budi menambahkan, polisi tengah memanggil dan meminta penjelasan dari sejumah saksi kunci. Saksi-saksi tersebut meliputi pihak family korban, pengemudi ambulans, petugas RS Muhammadiyah Taman Puring, hingga pihak-pihak lain nan berada di sekitar letak kejadian.
Adapun mengenai rumor nan menyebut korban Sutrimo merupakan Kepala Urusan Rumah Tangga Jampidsus Kejaksaan Agung, Polda Metro Jaya belum dapat mengonfirmasi perihal tersebut.
"Masih didalami," ucapnya.
(Ant/P-4)








English (US) ·
Indonesian (ID) ·