Presiden Prabowo Subianto saat mengisi dan menandatangani Book of Condolence alias kitab duka cita di Kedutaan Besar Qatar, Jakarta, pada Rabu (15/7).(Dok. BPMI Setpres)
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, Emir Qatar periode 1995-2013. Ungkapan duka tersebut disampaikan langsung oleh Presiden saat mengisi dan menandatangani Book of Condolence alias kitab duka cita di Kedutaan Besar Qatar, Jakarta, pada Rabu (15/7).
Berdasarkan info dari siaran pers BPMI Setpres, Presiden Prabowo tiba di letak sekitar pukul 12.40 WIB. Kedatangan Kepala Negara disambut oleh Menteri Luar Negeri Sugiono serta Duta Besar Qatar untuk Republik Indonesia, Sultan bin Mubarak Saad Al-Dosari.
Dalam pesannya, Presiden Prabowo menuliskan angan dan rasa simpati atas nama seluruh rakyat Indonesia.
"Atas nama rakyat dan pemerintah Republik Indonesia, saya menyampaikan belasungkawa kami nan mendalam atas meninggalnya nan Mulia Ayah Amir Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani. Semoga Allah SWT nan Maha Kuasa menempatkan di sisi terbaik di hadapan Tuhan," tulisnya.
Kehadiran Presiden di Kedutaan Besar Qatar menjadi simbol penghormatan tinggi Indonesia terhadap sosok almarhum. Momen ini sekaligus mempertegas hubungan diplomatik dan persahabatan erat nan telah terjalin lama antara Indonesia dan Qatar.
Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani dikabarkan meninggal bumi pada Minggu (12/7) dalam usia 74 tahun.
Almarhum merupakan tokoh sentral nan memimpin Qatar sebagai Emir selama nyaris dua dasawarsa sebelum menyerahkan kepemimpinan kepada putranya, Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani, pada tahun 2013. (Z-10)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·