Presiden FIFA Infantino Serang Balik Para Pengkritik Piala Dunia 2026

58 menit yang lalu 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden FIFA, Gianni Infantino, akhirnya angkat bicara mengenai beragam kritik nan muncul selama penyelenggaraan Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Melalui unggahan di Instagram, Infantino meminta maaf kepada orang-orang nan menurutnya tidak bisa menikmati suasana turnamen lantaran terlalu konsentrasi pada kritik dan kontroversi.

"Kepada kalian semua nan melewatkan momen memandang anak-anak, bayi, kakek-nenek, dan para orang tua berkumpul untuk permainan nan bagus ini, saya minta maaf lantaran pertandingan telah berhujung dan saya minta maaf lantaran kalian melewatkan semua kegembiraan dan kebersamaan itu. Maaf lantaran kalian begitu tenggelam dalam kebencian dan kritik hingga melewatkan semuanya," tulis Infantino.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia juga menyerang para pengkritiknya dengan mengatakan bahwa mereka hanya konsentrasi dan capek dalam menyebarkan kebencian.

"Kepada mereka nan berada di kembali pena dan kertas, di kembali layar mereka nan menyebarkan kebencian dan rumor palsu, saya mau mengatakan bahwa sementara kalian hanya duduk di belakang, kami di FIFA berada di garis depan, mengorganisir, bekerja keras dan menghadirkan pagelaran terbesar di dunia," kata Infantino.

Infantino juga menambahkan bahwa FIFA turun langsung menemui para suporter selama turnamen berlangsung.

"Sementara kalian bersembunyi, kami melangkah di jalan-jalan Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat, berbincang dengan para penggemar, berinteraksi dengan masyarakat, dan memastikan semua orang tetap aman. Saat kalian memecah belah, kami justru mempersatukan," ucap Infantino.

Menurut Infantino, sekitar tujuh juta orang dari lebih dari 200 negara menikmati pertandingan di 16 kota tuan rumah. Ia juga menyatakan turnamen berjalan kondusif tanpa kejadian besar.

"Tujuh juta orang dari lebih dari 200 negara menikmati turnamen di 16 kota dan stadion nan luar biasa: nol insiden, nol permusuhan, nol kekerasan, hanya kegembiraan, emosi, kebahagiaan, persatuan, dan kebersamaan. Semua orang aman, terlindungi, dan bahagia," kata Infantino.

[Gambas:Instagram]

Meski demikian, Piala Dunia 2026 tetap diwarnai sejumlah kontroversi. Mulai dari penangguhan balasan kartu merah penyerang Amerika Serikat Folarin Balogun, persoalan visa bagi delegasi Iran, hingga mahalnya nilai tiket menjadi sorotan sepanjang turnamen.

Infantino mengakui ada beberapa orang nan ditolak visanya, tetapi menurutnya perihal itu tidak sebanding dengan jutaan orang dari seluruh bumi nan sukses memperoleh izin masuk. Ia juga menegaskan bahwa FIFA telah bekerja keras agar turnamen tetap menjadi arena nan menyatukan beragam negara.

Menutup pernyataannya, Infantino membujuk publik untuk lebih menghargai semangat sepak bola.

"Mungkin sudah saatnya meletakkan pena dan keyboard, lampau menunjukkan rasa hormat kepada tim-tim nan bermain sepenuh hati, negara-negara nan berkontribusi, para fans nan bepergian, serta anak-anak di seluruh bumi nan mau bermimpi besar. Mungkin sudah saatnya menunjukkan kasih sayang," ucap Infantino.

[Gambas:Video CNN]

(rhr/rhr/jal)

Add as a preferred
source on Google
Selengkapnya