Strategi Transformasi Digital dan Optimalisasi AI untuk Efisiensi Bisnis

1 bulan yang lalu 21
Strategi Transformasi Digital dan Optimalisasi AI untuk Efisiensi Bisnis Ilustrasi(magnific)

ARTIFICIAL intelligence (AI) sekarang menjadi pilar krusial dalam strategi transformasi digital di beragam sektor industri. Namun, di tengah antusiasme nan tinggi, banyak organisasi terjebak pada pandangan bahwa AI adalah tujuan akhir dari sebuah transformasi. Padahal, keberhasilan perkembangan digital sesungguhnya ditentukan oleh keahlian perusahaan dalam membangun fondasi bisnis nan kokoh melalui modernisasi proses, optimasi investasi teknologi, serta pengembangan talenta digital nan mumpuni.

Kondisi ekonomi nan bergerak saat ini menuntut organisasi untuk menghadapi tantangan nan semakin kompleks. Perusahaan tidak hanya diminta untuk mempercepat penemuan dan memanfaatkan AI guna mendongkrak produktivitas, tetapi juga kudu lebih disiplin dalam mengelola anggaran teknologi. Fokus utamanya adalah memastikan setiap pengeluaran bisa memberikan nilai upaya nan nyata dan terukur.

Menurut pandangan Rimini Street, modernisasi tidak selalu identik dengan penggantian total seluruh sistem nan telah mapan. Banyak perusahaan tetap mengandalkan sistem Enterprise Resource Planning (ERP) nan stabil untuk mendukung operasional inti mereka. Tantangan sebenarnya adalah gimana memastikan sistem tersebut tetap relevan melalui optimasi proses bisnis, otomatisasi, dan integrasi teknologi AI nan tepat guna.

CEO Rimini Street, Seth Ravin, menekankan bahwa prinsip dari transformasi digital terletak pada akibat nan dihasilkan.

MI/HO--CEO Rimini Street, Seth Ravin

"Transformasi digital bukan ditentukan oleh seberapa sigap perusahaan membeli teknologi baru, melainkan gimana teknologi tersebut bisa meningkatkan produktivitas, mempercepat proses bisnis, dan menghasilkan nilai nan berkelanjutan," ujar Ravin.

Sebagai penyedia jasa dukungan, optimisasi, dan penemuan untuk beragam platform enterprise, Rimini Street berkedudukan dalam membantu organisasi memaksimalkan investasi teknologi nan sudah ada. Pendekatan ini memungkinkan perusahaan untuk mengalihkan sumber daya nan semula terkunci pada biaya pemeliharaan rutin ke arah inisiatif penemuan nan lebih strategis, termasuk pengembangan kapabilitas AI nan lebih terarah.

Dengan mengutamakan efisiensi dan nilai bisnis, perusahaan diharapkan tidak hanya sekadar mengikuti tren teknologi, tetapi betul-betul bisa menciptakan ekosistem digital nan adaptif terhadap perubahan pasar di masa depan. (Z-1)

Selengkapnya