Terlibat Korupsi, Anggota Politbiro Partai Komunis Tiongkok Dipecat

1 bulan yang lalu 25
Terlibat Korupsi, Anggota Politbiro Partai Komunis Tiongkok Dipecat Presiden Tiongkok Xi Jinping(Xinhua/Ju Peng)

OTORITAS disiplin Tiongkok secara resmi mengeluarkan mantan personil Politbiro Partai Komunis Tiongkok (PKT) sekaligus mantan Sekretaris Partai wilayah Xinjiang, Ma Xingrui, dari keanggotaan partai. Selain pemecatan dari partai, Ma juga dicopot dari seluruh kedudukan publik setelah penyelidikan mendalam mengenai dugaan korupsi.

Pengumuman tersebut dirilis oleh media pemerintah Tiongkok pada Selasa (14/7), menyusul rampungnya investigasi oleh Komisi Pusat untuk Inspeksi Disiplin (CCDI). Laporan penyelidikan terhadap laki-laki berumur 67 tahun ini sebelumnya telah ditinjau dan disetujui dalam rapat Politbiro pada 30 Juni, sebelum akhirnya dipublikasikan melalui instansi buletin Xinhua.

Dalam laporan resminya, CCDI menuduh Ma melakukan serangkaian pelanggaran disiplin dan norma nan serius. Ma dinyatakan telah kehilangan cita-cita dan kepercayaan politiknya, serta mengingkari prinsip dan misi awal partai. Penyelidikan nan dimulai sejak April lampau ini mengungkap sisi gelap dari pekerjaan politik sang pejabat tinggi.

Selain pelanggaran politik, CCDI membeberkan sejumlah tuduhan spesifik, di antaranya:

  • Menerima bingkisan dan duit secara tidak sah.
  • Membantu personil family memperoleh properti dengan nilai di bawah pasar.
  • Terlibat dalam praktik transaksi "seks-kekuasaan" dan "seks-uang".
  • Memanfaatkan pengaruh kedudukan untuk memperkaya family melalui beragam aktivitas bisnis.

Xinhua menegaskan bahwa Ma telah menyalahgunakan kekuasaan publik sebagai perangkat untung pribadi, termasuk dalam pengaturan perjanjian proyek, operasi bisnis, hingga promosi kedudukan bagi pihak-pihak tertentu.

Dampak Terhadap Struktur Politbiro

Kasus Ma Xingrui tergolong langka lantaran dia merupakan personil badan politik tertinggi PKT nan diproses norma saat tetap menjabat dalam periode kepengurusan nan sama (2022-2027). Ia menjadi personil Politbiro ketiga nan terseret penyelidikan dalam periode ini.

Dengan pemecatan Ma, serta keluarnya mantan Wakil Ketua Komisi Militer Pusat (CMC) He Weidong dan penyelidikan terhadap Zhang Youxia, jumlah personil Politbiro sekarang menyusut. Dari semula beranggotakan 24 orang, sekarang hanya tersisa 21 personil aktif.

Catatan Penyelidikan: CCDI menilai Ma tidak jujur saat pertama kali dimintai keterangan. Pelanggaran nan dilakukannya disebut tetap berjalan apalagi setelah Presiden Xi Jinping meluncurkan kampanye besar anti-korupsi pada Kongres Nasional ke-18.

Rekam Jejak: Dari Antariksa ke Xinjiang

Sebelum terjatuh dalam pusaran korupsi, Ma Xingrui mempunyai pekerjaan nan sangat cemerlang. Ia dikenal sebagai master kedirgantaraan nan pernah menjabat sebagai manajer umum China Aerospace Science and Technology Corporation (CASC) periode 2007-2013. Ia apalagi memegang peran kunci sebagai wakil panglima program luar angkasa berawak Tiongkok.

Di ranah birokrasi, Ma pernah menjabat sebagai Gubernur Guangdong dan Sekretaris Partai Shenzhen sebelum ditunjuk memimpin Xinjiang pada 2021 menggantikan Chen Quanguo. Namun, reputasi tersebut sekarang runtuh seiring dengan temuan korupsi nan merajalela di lingkungan keluarganya.

Otoritas Tiongkok memastikan seluruh aset nan diduga berasal dari tindak pidana bakal disita. Perkara Ma sekarang telah diserahkan kepada lembaga peradilan untuk diproses lebih lanjut sesuai norma nan bertindak di Tiongkok. (Fer/I-1)

Selengkapnya