Transformasi Perpustakaan Digital Gasibu dan Penataan Kawasan Gedung Sate

1 bulan yang lalu 15
Transformasi Perpustakaan Digital Gasibu dan Penataan Kawasan Gedung Sate Sekda Jabar, Herman Suryatman.(Diskominfo Jabar)

PEMERINTAH Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) tengah melakukan langkah strategis dalam menata ruang publik di jantung Kota Bandung. Perpustakaan nan selama ini berdiri di area Lapangan Gasibu bakal ditransformasikan menjadi perpustakaan digital. Langkah ini diambil untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses literasi nan mumpuni meskipun area tersebut sedang dalam proses penataan menyeluruh.

Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat, Herman Suryatman, menegaskan bahwa perubahan format perpustakaan ini merupakan solusi adaptif. Dengan beranjak ke sistem digital, jasa literasi tidak bakal terganggu oleh aktivitas bentuk pembangunan alias penataan laman Gedung Sate dan Lapangan Gasibu nan sedang berlangsung.

Meskipun prasarana bentuk perpustakaan di Gasibu mengalami perubahan fungsi, Pemprov Jabar menjamin bahwa semangat literasi tidak bakal luntur. Herman Suryatman memastikan bahwa komitmen pemerintah terhadap pembangunan sumber daya manusia melalui membaca tetap menjadi prioritas utama.

Sebagai langkah pendukung selama masa transisi dan penataan, Pemprov Jabar telah menyiapkan dua strategi utama:

  • Penyediaan Perpustakaan Digital: Memungkinkan masyarakat mengakses koleksi kitab dan referensi secara daring tanpa kudu terikat pada gedung fisik.
  • Layanan Perpustakaan Keliling (Mobile): Unit perpustakaan keliling bakal disiagakan di sekitar area Lapangan Gasibu untuk menjangkau penduduk nan sedang beraktivitas di ruang publik tersebut.

"Insya Allah, Lapangan Gasibu terintegrasi dengan laman Gedung Sate dan masyarakat tetap mendapatkan jasa literasi," ujar Herman Suryatman dalam keterangannya pada 14 Juli 2026.

Penataan Lapangan Gasibu dilakukan secara menyeluruh dengan mempertimbangkan fungsinya sebagai ruang terbuka publik nan multifungsi. Setiap harinya, area ini menjadi pusat aktivitas warga, mulai dari olahraga, jalan kaki, hingga rekreasi keluarga.

Herman menjelaskan bahwa aktivitas luar ruang nan tinggi memerlukan ruang nan lapang, aman, dan mendukung mobilitas. Oleh lantaran itu, integrasi antara laman Gedung Sate dan Lapangan Gasibu menjadi kunci dalam menciptakan ruang publik nan berbobot di Jawa Barat.

“Kegiatan tersebut memerlukan ruang nan lapang, aman, dan mempunyai mobilitas tinggi. Oleh lantaran itu, penataan Lapangan Gasibu dilakukan secara menyeluruh,” tandasnya.

Alternatif Akses Literasi di Sekitar Kawasan

Bagi masyarakat nan tetap menginginkan suasana perpustakaan bentuk konvensional, Pemprov Jabar mengarahkan penduduk untuk memanfaatkan akomodasi literasi terdekat. Salah satu referensi utama adalah Perpustakaan Umum Kota Bandung nan berlokasi di Jalan Seram Nomor 2, Bandung.

Lokasi Perpustakaan Umum Kota Bandung ini tergolong sangat strategis lantaran berada tidak jauh dari area Gedung Sate dan Lapangan Gasibu, sehingga masyarakat nan biasa beraktivitas di pusat kota tetap dapat menjangkau jasa kitab bentuk dengan mudah.

Informasi Akses Literasi Terdekat:

Layanan Utama Perpustakaan Digital & Perpustakaan Keliling Gasibu
Lokasi Alternatif Perpustakaan Umum Kota Bandung
Alamat Jl. Seram No. 2, Bandung

Visi Pembangunan SDM Jawa Barat

Transformasi digital ini bukan sekadar solusi teknis atas penataan lahan, melainkan bagian dari visi besar penguatan ekosistem literasi di Jawa Barat. Pemprov Jabar meyakini bahwa ruang publik nan berbobot kudu melangkah beriringan dengan kemudahan akses pengetahuan pengetahuan.

"Semangat literasi bakal tetap menjadi bagian krusial dalam pembangunan sumber daya manusia di Jawa Barat," tutup Herman. Dengan adanya kerjasama antara prasarana digital dan penataan ruang fisik, diharapkan masyarakat Jawa Barat dapat menikmati akomodasi publik nan lebih modern, nyaman, dan tetap edukatif. (AN/I-1)

Selengkapnya