1.725 Paket Sembako Bantuan Presiden Tiba di Maumere

1 jam yang lalu 3
1.725 Paket Sembako Bantuan Presiden Tiba di Maumere  Ilustrasi(Dok BNPB)

BANTUAN logistik berupa paket sembako dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto tiba di Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu  (16/8). 

Bantuan tersebut merupakan bagian dari support pemerintah untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak musibah di sejumlah wilayah NTT.

Sebanyak 1.725 paket sembako diterbangkan menggunakan pesawat Hercules dan mendarat di Maumere. Bantuan tersebut selanjutnya direncanakan didistribusikan kepada masyarakat terdampak di dua wilayah, ialah 1.000 paket untuk Kabupaten Sikka dan 725 paket untuk Kabupaten Ende.

Pengiriman support melalui jalur udara menjadi bagian dari strategi percepatan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di tengah kondisi wilayah terdampak nan memerlukan support logistik secara sigap dan terkoordinasi.

Selain melalui Maumere, pada pengiriman nan sama support sembako juga tiba di Labuan Bajo sebanyak 3.200 paket untuk didistribusikan ke Kabupaten Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, dan Nagekeo. Dengan demikian, total support sembako nan dikirim melalui pesawat Hercules A-1343 dan A-1318 pada 15 Agustus mencapai 4.925 paket.

Bantuan tersebut merupakan bagian dari rencana pengedaran 50.000 paket sembako untuk mendukung penanganan masyarakat terdampak musibah di wilayah NTT. Setelah pengiriman tahap awal, tetap terdapat 45.075 paket sembako nan bakal dikirimkan secara berjenjang sesuai kebutuhan dan perkembangan penanganan di lapangan.

BNPB berbareng pemerintah wilayah dan unsur mengenai terus melakukan koordinasi untuk memastikan support dapat segera diterima masyarakat nan membutuhkan. Pemenuhan kebutuhan dasar, termasuk pangan, menjadi salah satu prioritas dalam fase awal penanganan darurat.

Distribusi logistik juga bakal disesuaikan dengan hasil asesmen kebutuhan di masing-masing kabupaten terdampak sehingga support nan dikirim dapat tepat sasaran dan mendukung percepatan penanganan bencana.

Langkah ini sejalan dengan strategi penanganan darurat BNPB nan menempatkan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat sebagai salah satu konsentrasi utama pada fase awal operasi, sekaligus memastikan rantai pasok support melangkah secara efektif dari pusat hingga ke wilayah terdampak.(H-2)

Selengkapnya