14 Karyawan Terpapar Covid-19, 1 Meninggal, RRI Yogyakarta Tutup 3 Hari

  • Whatsapp

YOGYAKARTA – Sebanyak 14 karyawan RRI Yogyakarta dilaporkan terpapar Covid-19. Diduga penularan bersumber dari klaster keluarga karyawan. Stasiun radio pelat merah ini untuk sementara tutup untuk sterilisasi.

Kepala RRI Yogyakarta, Danang Prabowo, mengatakan kantornya diperbolehkan tak beroperasi jika terdapat karyawan yang dinyatakan positif Covid-19. Penutupan dilakukan selama tiga hari. “Sementara yang bekerja itu hanya bagian pengamanan dan rumah tangga,” kata Danang, Kamis (22/7/2021).

Dia memastikan operasional penyiaran akan tetap berlangsung. Siaran Pro 1 akan merelay Pro 3 Jakarta, Pro 4 merelay Pro 4 Jakarta dan Pro 2 telah disiapkan playlist terkait dengan daftar siaran yang akan diputar selama satu hari. “Jadi memang ada aturannya dari kantor pusat, dimungkinkan untuk lockdown dengan beberapa ketentuan,” ujarnya.

(Baca juga: Kasus Positif Covid-19 Yogyakarta Bertambah 1.978 Orang, Sleman Tertinggi)

Danang menambahkan, ada 14 karyawan yang sampai saat ini terpapar Covid-19. Bahkan, salah seorang penyiar Pro 2 meninggal dunia pada Rabu (21/7/2021) malam lalu akibat Covid-19 ditambah adanya penyakit penyerta. “Klasternya keluarga dan bukan dari kantor. Ini sumbernya dari suaminya dan juga punya komorbid,” ungkap dia.

Pada masa PPKM Darurat ini pihaknya telah mengikuti ketentuan dar pemerintah. Yakni memberlakukan 50 persen karyawan bekerja dari rumah dan sisanya bekerja di kantor karena merupakan sektor esensial.

Hanya, penyebaran Covid-19 bisa saja menular saat karyawan berada di luar jam operasional kantor. “Virusnya kan tidak kelihatan di mana. Yang belasan itu macam-macam ada yang dari siaran, teknik, tata usaha, reporter. Jadi semua bidang ada,” imbuhnya.

(Baca juga: Terpapar Covid-19, Nakes di RSUD Bantul Meninggal Dunia)

Saat ini para karyawan itu tengah menjalani isolasi mandiri dan setelah tiga hari penutupan operasional kantor akan kembali berjalan dengan menerapkan 50 persen karyawan bekerja dari rumah dan sisanya bekerja di kantor.

(sst)

Pos terkait