3.784 Unit Hunian MBR Dibangun di Kawasan Manggarai

3 jam yang lalu 6
3.784 Unit Hunian MBR Dibangun di Kawasan Manggarai Pemerintah dan PT KAI memulai pembangunan 3.784 unit kediaman terjangkau bagi MBR di area TOD Manggarai.(Dok. Bakom)

PEMERINTAH berbareng PT Kereta Api Indonesia (KAI) resmi memulai pembangunan 3.784 unit kediaman terjangkau di area Transit Oriented Development (TOD) Manggarai, Jakarta Selatan, Jumat (21/8). Proyek ini ditujukan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) guna menyediakan tempat tinggal layak nan terintegrasi langsung dengan jaringan transportasi publik.

Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, menyatakan bahwa pembangunan di atas aset perusahaan seluas 2,2 hektare ini merupakan corak support terhadap Program 3 Juta Rumah nan dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Proyek ini terbagi menjadi dua area utama, ialah Blok F seluas 1,5 hektare dan Blok G seluas 0,7 hektare dengan status Hak Pakai-Hak Pengelolaan Lahan (HP-HPL).

Blok F direncanakan mencakup 2.508 unit kediaman nan tersebar di lima menara. Unit nan tersedia meliputi jenis 36 (dua bilik tidur), jenis 45 (tiga bilik tidur), dan jenis 52 (tiga bilik tidur). Sementara itu, Blok G bakal mempunyai 1.276 unit dalam tiga menara dengan pilihan jenis studio (28 m²), jenis 36, dan jenis 45.

Selain hunian, area ini bakal dilengkapi dengan 150 unit ritel pendukung untuk menunjang aktivitas ekonomi penghuni. Bobby menargetkan seluruh proses pembangunan bentuk kedua blok tersebut dapat diselesaikan dalam jangka waktu 18 bulan ke depan.

"Momentum ini merupakan penegasan bahwa aset perkeretaapian nan strategis dapat dioptimalkan secara bertanggung jawab untuk memberikan faedah luas bagi masyarakat, dengan tetap memprioritaskan keselamatan jasa kereta api," ujar Bobby.

Pembangunan ini mengusung tiga prinsip utama: layak (memenuhi standar kualitas dan kenyamanan), terjangkau (sesuai skema pemerintah untuk golongan sasaran), dan berkepanjangan (efisiensi lahan dan konektivitas transportasi massal). Pemerintah memastikan tata kelola kediaman ini bakal menyasar masyarakat nan betul-betul memenuhi kualifikasi MBR.

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Perumahan, Hashim Djojohadikusumo, nan datang dalam seremoni groundbreaking tersebut, mengapresiasi langkah KAI. Ia menyebut proyek vertikal setinggi 24 lantai di pusat ibu kota ini sebagai prestasi luar biasa dalam menjawab tantangan penyediaan rumah layak bagi rakyat.

"Setelah nyaris dua tahun Prabowo Subianto jadi presiden, kita bisa memandang proyek vertikal nan pertama, nan kita berbesar hati kelak 24 lantai di pusat ibu kota Jakarta," tegas Hashim. (Z-10)

Selengkapnya