500 Warga Terdampak, 5 Hektare Lahan di TPA Nangkaleah Tasikmalaya Terbakar

14 jam yang lalu 1
500 Warga Terdampak, 5 Hektare Lahan di TPA Nangkaleah Tasikmalaya Terbakar Petugas campuran menerjunkan 9 damkar dibantu tangki penyuplai air padamkan lahan seluas 5 hektare dengan total 10 hektate di tempat pembuangan akhir (TPA) Nangkaleah di Kampung Cioray, Desa Sukasukur, Kecamatan Mangunreja, Tasikmalaya.(MI/Kristiadi )

TIM campuran terus berupaya melakukan pemadaman tempat pembuangan akhir (TPA) Nangkaleah tepatnya di Kampung Cioray, Desa Sukasukur, Kecamatan Mangunreja, Kabupaten Tasikmalaya. Kebakaran tersebut terjadi Rabu (26/8) sekitar pukul 02.00 WIB diduga berasal dari gas metana di tumpukan sampah. Api membakar lahan seluas 5 hektare dari total 10 hektare lahan TPA

Pantauan di lokasi, kebakaran tetap terjadi TPA Nangkaleah berada di Kampung Cioray. Berbagai upaya pemadaman dilakukan ialah dengan menerjunkan 9 unit mobil Damkar dibantu tangki air, water supply dari BPBD, Tagana, serta sumber air lainnya. Kendaraan nan diterjunkan dalam pemadaman ialah dari Kodim 0612 Tasikmalaya, Batalyon Yonif TP 939 Macan Putih, BPBD, Damkar, dan Lingkungan Hidup.

Kepala Sub Bagian TU Damkar Kabupaten Tasikmalaya Abun Bunyamin mengatakan, pihaknya menerima laporan kebakaran di TPA Nangkaleah Kampung Cioray. Petugas BPBD dan Damkar diterjunkan ke letak untuk melakukan pemadaman. Akan tetapi, kebakaran TPA tetap belum mereda lantaran kondisinya susah dicapai petugas.

"Kebakaran TPA Nangkaleah di Kampung Cioray sudah 11 jam belum padam lantaran medan susah dengan kemiringan 90 derajat dan beragam upaya tetap terus dilakukan pemadaman dari atas. Namun, sumber air nan diperoleh petugas selama ini sangat susah lantaran di letak tidak ada aliran sungai hingga upaya itu dilakukan ke Sungai Cikunteun," ujar, Abun Bunyamin, di letak kejadian, Rabu (26/8).

Sementara itu, Camat Mangunreja Ucu Supriadi mengatakan, kebakaran tempat TPA Nangkaleah terus dilakukan oleh petugas campuran dari TNI, Polri, BPBD, Damkar, Tagana, PMI, PUPR, Dinas Sosial dibantu penduduk setempat. Akan tetapi, kebakaran lahan seluas 5 hektare telah berakibat kepada 500 jiwa di Kampung Cijulang, Kampung Cioray, Kampung Baru, Kampung Layur.

"Petugas Dinas Kesehatan sudah mulai bergerak melakukan pemeriksaan terhadap penduduk terdampak. Kepulan asap tebal putih di TPA Nangaleah, lantaran dapat menyebabkan Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Namun, pemadaman tersebut belum sepenuhnya belum padam lantaran medan sangat berat hingga sekarang tetap memerlukan ekskavator," katanya.

Sementara, Danramil Mangunreja Mayor Inf Mukhlis mengatakan sudah meninjau letak kejadian kebakaran tersebut.

"Kondisi kebakaran tetap meluas berada di bawah tebing dan upaya pemadaman perlu kehati-hatian lantaran ditakutkan ada longsoran. Namun, upaya pemadaman dilakukan di atas, termasuk sekarang tetap menunggu ekskavator dari PUPR dan nan kudu diwaspadai berbareng adanya jaringan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET)," pungkasnya. (AD/E-4)

Selengkapnya