8.095 Personel Gabungan Amankan Pidato Kenegaraan

1 jam yang lalu 2
8.095 Personel Gabungan Amankan Pidato Kenegaraan Pegawai parlemen mengikuti gladi bersih persiapan pidato Presiden di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (13/8/2026)(MI/Usman Iskandar)

POLDA Metro Jaya menyiagakan sebanyak 8.095 personel campuran untuk mengamankan sejumlah agenda aktivitas masyarakat di wilayah norma DKI Jakarta pada Jumat (14/8). Pengamanan skala besar ini mencakup rangkaian Pidato Kenegaraan Presiden RI di Gedung DPR/MPR RI hingga beragam agenda publik di ibu kota.

Beberapa agenda aktivitas masyarakat nan berjalan serentak antara lain terpusat di area Senayan, gelaran pagelaran budaya RI Fest di Gambir, Jambore Nasional Pramuka di Jakarta Timur, serta sejumlah tindakan penyampaian pendapat di muka umum.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menjelaskan penempatan ribuan personel disesuaikan dengan karakter kegiatan, potensi kerawanan, serta kebutuhan pengamanan di setiap titik lokasi.

"Khusus untuk pengamanan aktivitas di area Senayan, dikerahkan kekuatan sebanyak 8.095 personel gabungan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto di Jakarta, Jumat.

Kombes Budi rincian kekuatan personel campuran tersebut mencakup 800 personel Mabes Polri, 4.230 personel Polda Metro Jaya, 1.163 personel polres jajaran, 1.850 personel TNI, serta 52 personel dari Pemprov DKI Jakarta nan melibatkan Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, dan Pemadam Kebakaran.

Polda Metro Jaya menekankan bahwa pola pengamanan dilaksanakan secara berlapis dengan mengedepankan tindakan preemtif dan preventif. Seluruh personel nan diterjunkan di lapangan juga dilarang keras membawa senjata api.

"Polda Metro Jaya telah menyiapkan personel untuk memberikan pelayanan dan pengamanan. Seluruh personel diarahkan mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis agar aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan kondusif dan tertib," jelas Budi.

Ia menegaskan penegakan norma hanya bakal dilakukan sebagai langkah terakhir jika situasi di lapangan betul-betul memerlukan penanganan khusus.

Mengenai kelancaran arus lampau lintas di sekitar pusat aktivitas nasional, Polda Metro Jaya menerapkan skema rekayasa arus kendaraan secara situasional menyesuaikan dinamika di lapangan. Pengalihan arus hanya bakal diputuskan jika terjadi peningkatkan kepadatan kendaraan secara signifikan.

"Masyarakat nan bakal beraktivitas di sekitar Senayan, Jalan Gatot Subroto, Palmerah, dan area DPR/MPR RI kami imbau memperhitungkan waktu perjalanan serta mengikuti pengarahan petugas andaikan terjadi peningkatan kepadatan," tutur Budi.

Polda Metro Jaya mengimbau seluruh komponen masyarakat untuk tetap tenang dan bersama-sama menjaga ketertiban selama rangkaian aktivitas berlangsung. Bagi penduduk nan memerlukan support darurat alias pelayanan kepolisian, dapat menghubungi Call Center Polri di nomor 110. (Ant/P-4)

Selengkapnya