Ada Demo di DPR, Akses Keluar Slipi Tol Dalam Kota Ditutup Situasional

50 menit yang lalu 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) selaku pengelola Ruas Tol Dalam Kota Jakarta berbareng Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) dan Kepolisian melakukan penyesuaian operasional lampau lintas menyusul meningkatnya aktivitas masyarakat pada tindakan unjuk rasa di sekitar area Gedung MPR/DPR.

Sejak awal hari, terpantau peningkatan aktivitas nan menyebabkan kepadatan di sekitar area MPR/DPR. Kondisi tersebut berakibat pada kepadatan arus lampau lintas di jalan arteri, khususnya menjelang akses keluar jalan tol menuju area Senayan.

"Atas diskresi pihak Kepolisian, mulai pukul 07.43 WIB, akses keluar Slipi pada KM 09+650 Ruas Tol Dalam Kota arah Grogol diberlakukan penutupan sementara secara situasional guna mendukung kelancaran pengaturan lampau lintas di sekitar letak kegiatan," ungkap Senior Manager Representative Office 2 Jasamarga Metropolitan Tollroad Amri Sanusi dalam keterangannya.

Pengguna jalan nan menuju area tersebut diimbau menggunakan akses keluar pengganti melalui akses keluar Semanggi, Grogol dan Tanjung Duren, alias akses terdekat lainnya sesuai kondisi lampau lintas di lapangan.

Demi keamanan dan kenyamanan perjalanan, pengguna jalan untuk sementara waktu diimbau untuk mengantisipasi pejalanan melalui Ruas Tol Dalam Kota, khususnya di sekitar area Semanggi dan Senayan, hingga situasi kembali kondusif. Bagi pengguna jalan nan tetap melakukan perjalanan, diimbau menjaga jarak aman, tidak melakukan perlambatan maupun berakhir di bahu jalan, serta mengutamakan keselamatan.

"Jasa Marga memohon maaf atas ketidaknyamanan nan ditimbulkan akibat penyesuaian operasional tersebut. Bersama Kepolisian dan petugas operasional, Jasa Marga terus memantau perkembangan situasi dan melakukan pengaturan lampau lintas sesuai kebutuhan," ucapnya.

(wur/wur) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya