ARTICLE AD BOX
loading...
Sepuluh tahun lalu, tepatnya pada 2016, Lionel Messi sempat menyatakan pensiun dari tim nasional Argentina / Foto: Ilustrasi AI
JAKARTA - Sepuluh tahun lalu, tepatnya pada 2016, Lionel Messi sempat menyatakan pensiun dari tim nasional Argentina. Keputusan itu diambil setelah kegagalan di last Copa America melawan Chile, di mana ia gagal mengeksekusi penalti dan harus menelan kekalahan keempat di partai last dalam kurun sembilan tahun.
Namun, keputusan untuk membatalkan pensiunnya justru mengubah segalanya. Bersama Argentina, Messi memasuki epoch paling gemilang dalam karier internasionalnya. Ia mengantarkan Albiceleste menjuarai dua edisi Copa America dan memimpin negaranya meraih gelar Piala Dunia 2022, trofi dunia pertama Argentina sejak 1986.
Kini, di usia hampir 39 tahun dan tampil di Piala Dunia keenamnya, Messi kembali mencatat sejarah. Dua golnya saat Argentina mengalahkan Austria 2-0 membuatnya menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia dengan koleksi 18 gol, melampaui rekor milik Miroslav Klose.
Baca Juga: 18 Gol, 6 Piala Dunia: Messi Bikin Klose Angkat Topi
Menariknya, malam bersejarah itu sempat diawali dengan kegagalan. Messi gagal mengeksekusi penalti pada menit kedelapan. Namun, ia bangkit dengan mencetak dua gol dari permainan terbuka, termasuk gol keduanya yang lahir lewat aksi individu khasnya di masa wounded time.









English (US) ·
Indonesian (ID) ·