Tim Persebaya memilih Tailan untuk pemusatan latihan menjelang Super League(Dok.Persebaya Surabaya)
PELATIH Persebaya Bernardo Tavares memboyong para pemain keluar dari rutinitas di Surabaya dengan menggelar pemusatan latihan di Tailan. Menurutnya itu langkah untuk memupuk motivasi dan menguji ketahanan mental anak asuhnya.
"Pemusatan latihan di negara nan berbeda memberikan motivasi baru bagi pemain. Lingkungan baru, musuh nan berbeda, dan suasana latihan nan berbeda bakal membantu kami berkembang. Itu nan kami inginkan dari proses ini," kata Bernardi dlam keterangan dari Persebaya, Kamis (20/8).
Selain aspek teknis dan atmosfer baru, sambung Bernando Tavares, argumen terbesar pemilihan Tailan sebagai letak latihan lantaran pemusatan ikatan (chemistry) pemain secara nonstop. Pemain bakal saling terikat 24 Jam. Ia mengatakan jika di Indonesia pemain condong berpisah usai sesi latihan alias tanding, selama di Tailan seluruh personil skuad hidup dan beraktivitas berbareng nyaris sepanjang hari.
Bernando Tavares menyebut kejuaraan Super League bakal melangkah panjang dan penuh tekanan. Karakter tim hanya bisa diuji ketika masa-masa susah datang. TC ini dimanfaatkan untuk menanamkan jiwa pemenang sekaligus membentuk pemain nan mau berkorban demi rekan setimnya.
"Kami memerlukan kebersamaan seperti sebuah keluarga, lantaran ketika menghadapi masa-masa sulit, kami memerlukan satu sama lain," tambah Tavares.
Seluruh info performa dari laga pra-musim Persebaya, kata dia, sekarang sedang digembleng habis-habisan dalam latihan berintensitas tinggi di Tailand, memastikan Persebaya kembali ke Surabaya minggu depan dengan mentalitas tempur nan jauh lebih solid.
Karena itu, tegasnya, keputusan memilih Tailan sebagai letak pemusatan latihan tim Persebaya, tegas dia, bukan arena 'penyegaran' alias gaya-gayaan.
“Kami punya argumen taktis dan psikologis nan sangat krusial,” katanya. (H-4)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·