Anggaran PPATK Naik 100 Persen Lebih, Ivan Yustiavandana: Perkuat Intelijen Keuangan

4 jam yang lalu 1

loading...

Kepala PPATK Ivan Yustiavandana mengatakan support Presiden Prabowo menjadi momentum krusial dalam mencegah dan memberantas TPPU, TPPT, serta beragam kejahatan lainnya. Foto/Dok.SindoNews

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto meningkatkan anggaran Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) lebih dari 100 persen untuk memperkuat kapabilitas lembaga tersebut dalam menjalankan kegunaan intelijen finansial dan memberantas beragam tindak pidana.

Kepala PPATK Ivan Yustiavandana mengatakan support Presiden Prabowo menjadi momentum krusial bagi penguatan lembaga dalam mencegah dan memberantas tindak pidana pencucian duit (TPPU), tindak pidana pendanaan terorisme (TPPT), serta beragam kejahatan nan merugikan negara dan masyarakat.

Baca juga: PPATK Catat Deposit Judi Online di Momen Piala Dunia Tembus Rp1,02 Triliun Jonath

Menurut Ivan, penguatan tersebut salah satunya dilakukan melalui peningkatan kapabilitas kelembagaan. Atas pengarahan langsung Presiden Prabowo, anggaran PPATK bertambah lebih dari 100 persen.

Dalam Rincian Anggaran dan Usulan Terbaru Pagu Indikatif 2027, pemerintah menetapkan pagu sugestif PPATK sebesar Rp253,3 miliar. Sementara itu, PPATK mengusulkan tambahan anggaran Rp516,4 miliar sehingga total kebutuhan anggaran tahun 2027 mencapai Rp769,8 miliar.

"Dukungan ini memperkuat kapabilitas PPATK untuk menjalankan kegunaan intelijen finansial serta mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan beragam tindak pidana nan merugikan negara dan masyarakat," kata Ivan dalam keterangannya, Kamis (27/8/2026).

Baca juga: Miris! 1.900 Pegawai Kemensos Terindikasi Main Judi Online

Ivan mengungkapkan salah satu konsentrasi utama PPATK adalah pemberantasan gambling online. Berdasarkan info PPATK, perputaran biaya gambling online mencapai sekitar Rp359,81 triliun pada 2024 dan turun menjadi Rp286,84 triliun pada 2025 alias berkurang 20,3 persen.

Selengkapnya