Arena Perkemahan AS Bersiap Menjelang Liburan Musim Panas

  • Whatsapp

Kawasan tenggara Amerika merupakan wilayah pertama yang akan memulai kamp musim panas pada bulan Juni, sementara di daerah-daerah lain akan mengikuti pada bulan Juli.

Meskipun sebagian besar kamp musim panas akan dibuka, kewajiban mengurangi kapasitas berdasarkan restriksi COVID-19 dan kurangnya tenaga kerja akan membuat jumlah peserta perkemahan akan berkurang jauh di bawah ambang normal yang berkisar 26 juta orang, kata Tom Rosenberg dari American Camp Association.

Di berbagai penjuru Amerika, banyak kamp musim panas menghadapi persaingan mendapatkan konselor kamp di tengah pasar kerja yang ketat. Meskipun demikian, berbagai persiapan sedang dilakukan menghadapi musim liburan mendatang, meskipun para direktur kamp masih menyusun daftar pekerja dan pedoman kesehatan.

Menjelang kedatangan pekemah di bulan Juni, para konselor di Glorieta Adventure Camp berlatih rappelling pohon pada hari Jumat, 21 Mei 2021, di Glorieta, N.M. (AP)


Menjelang kedatangan pekemah di bulan Juni, para konselor di Glorieta Adventure Camp berlatih rappelling pohon pada hari Jumat, 21 Mei 2021, di Glorieta, N.M. (AP)

Di Glorieta Adventure Camps, di luar kota Santa Fe, yang terletak di kaki bukit hutan pinus di New Mexico, sekelompok staf kamp itu memulai orientasi kerja mereka dengan divaksinasi.

Semua vaksinasi itu akan membantu menghentikan penyebaran COVID-19 meskipun peserta kamp berusia di bawah 12 tahun dianggap terlalu muda untuk mendapatkan vaksinasi.

Ini berarti pengalaman tersebut akan serupa dengan apa yang ditawarkan di sejumlah perkemahan satu malam yang beroperasi tahun lalu.

Petugas di Glorieta Adventure Camp disuntik vaksin COVID-19 di klinik keliling, Selasa, 25 Mei 2021. (AP).


Petugas di Glorieta Adventure Camp disuntik vaksin COVID-19 di klinik keliling, Selasa, 25 Mei 2021. (AP).

Langkah-langkah yang sudah teruji itu mencakup mengelompokkan anak-anak yang berusia sebaya, mewajibkan penggunaan masker, menekankan pelaksanaan social distancing, serta sering mencuci tangan.

Di Glorieta, staf tiba sejak Mei dari Oklahoma, Texas dan Meksiko untuk mendapat pelatihan mengenai protokol keselamatan, mulai dari melindungi diri dari virus hingga aktivitas ziplining sampai menjaga keselamatan di kolam atau danau.

Kamp itu beroperasi dengan kapasitas sepertiganya , 1.100 dari 3.000 orang dan para staf dikelompokkan dalam grup-grup kecil. Anak-anak diharapkan mengenakan masker, meskipun di luar ruangan, kecuali pada waktu mereka makan atau di ruang tidur.

Josh Nelson, asisten eksekutif direktur Glorieta, mengatakan, “Satu-satunya saat kita bisa melihat mereka dengan masker dilepas, ketika mereka berada di tengah sebaya mereka.”

Lebih dari 90 persen staf setuju untuk divaksinasi tetapi tidak ada kewajiban bagi vaksinasi.

Meskipun ada pembatasan demi keselamatan, sekarang ini kondisinya jauh lebih baik daripada tahun lalu sewaktu perkemahan dibatalkan dan 80 persen staf di-PHK pada bulan Maret, kata Nelson. Pinjaman dari Program Perlindungan Gaji Federal membantu, tetapi tidak mengurangi semua kesulitan finansial, lanjutnya.

Seorang anggota staf di Glorieta Adventure Camp berlatih dengan biplan di Glorieta, N.M, Jumat, 21 Mei 2021. (AP)


Seorang anggota staf di Glorieta Adventure Camp berlatih dengan biplan di Glorieta, N.M, Jumat, 21 Mei 2021. (AP)

Bagi Tom Rosenberg, penyelenggaraan kamp tahun ini penting dalam memberikan perasaan “kondisi normal” bagi anak-anak yang telah menghadapi sistem belajar jarak jauh, pembatalan kegiatan dan kebosanan di rumah, belum lagi kekhawatiran mengenai kesehatan.

Kepada Associated Press, Presiden dan CEO American Camp Association itu mengatakan, “Kita perlu berusaha bersama musim panas ini untuk memberi anak-anak kita musim panas terbaik. Akan ada begitu banyak kegembiraan, kebahagiaan, persahabatan dan pelajaran yang diperoleh di kamp. Untuk mencapai itu, kita perlu benar-benar menerima pedoman dasar ini dan menyimak para direktur kamp yang melakukan upaya terbaik mereka untuk memperhatikan anak-anak Anda; memastikan mereka aman, sehat dan gembira.”

Tahun lalu, sekitar 19,5 juta anak-anak tidak dapat mengikuti perkemahan. Rosenberg mengatakan ia berharap akan lebih banyak lagi anak-anak yang dapat mengikuti perkemahan tahun ini, tetapi ia menolak memperkirakan jumlah peserta tahun ini.

Sebagian besar perkemahan satu malam yang tetap buka pada musim panas tahun lalu kebanyakan berlangsung sukses.

Tetapi ada catatan penting mengenai beberapa perebakan wabah. Di antaranya, lebih dari 250 orang terinfeksi di sebuah kamp di Georgia, dan lebih dari 80 lainnya di sebuah kamp di Missouri. [uh/ab]

Pos terkait