Aroma Match Fixing Rugikan Timnas Iran di Piala Dunia 2026, Kenapa FIFA Tolak Investigasi?

2 jam yang lalu 2
ARTICLE AD BOX

loading...

Aroma Match Fixing Rugikan Timnas Iran di Piala Dunia 2026, Kenapa FIFA Tolak Investigasi? Foto: Givemesport

Keputusan FIFA yang disebut tidak akan menyelidiki dugaan sepak bola gajah (match fixing) dalam laga Austria kontra Aljazair menuai sorotan. Hasil imbang 3-3 yang mengantar kedua tim lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 sekaligus menutup peluang Timnas Iran untuk melaju sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik.

Iran sebenarnya masih memiliki harapan lolos setelah bermain imbang pada laga terakhir fase grup. Nasib Team Melli bergantung pada pertandingan Austria melawan Aljazair. Namun, gol penyeimbang Sasa Kalajdzic pada menit ke-90+6 membuat kedua tim sama-sama mengoleksi poin yang cukup untuk melangkah ke fase gugur, sementara Iran harus mengakhiri perjalanannya di turnamen.

Baca Juga: Kontroversi Piala Dunia 2026: Iran Kecam Pejabat AS yang Ejek Kegagalan Team Melli

Hasil dramatis tersebut memicu tudingan adanya pengaturan skor. Sejumlah pengamat menilai hasil imbang menjadi skenario perfect bagi kedua tim karena memastikan keduanya lolos. Kecurigaan semakin menguat setelah kapten Aljazair, Riyad Mahrez, menyebut akhir pertandingan terasa "canggung". Sebelum gol Kalajdzic tercipta, Aljazair sempat unggul 3-2 melalui gol Mahrez pada menit ke-90+3.

Meski kontroversi terus bergulir, FIFA dikabarkan tidak melihat adanya indikasi pelanggaran sehingga tidak berencana membuka investigasi. Badan sepak bola dunia itu disebut tidak memiliki kekhawatiran terhadap jalannya pertandingan dan menganggap tidak ada bukti yang mengarah pada praktik pengaturan skor.

Selengkapnya