Beli Mobil Bekas Tak Cukup Lihat Harga, Kondisi dan Riwayat Jadi Pertimbangan

1 jam yang lalu 2
Beli Mobil Bekas Tak Cukup Lihat Harga, Kondisi dan Riwayat Jadi Pertimbangan ZHC Aladin International memperkenalkan Wuling Certified Used Car. Melalui program ini, setiap kendaraan nan masuk menjalani inspeksi pada 135 titik.(Dok. ZHC Aladin International)

MEMBELI mobil bekas memerlukan pertimbangan lebih dari sekadar harga. Kondisi mesin dan komponen, riwayat penggunaan, hingga kualitas kendaraan menjadi sejumlah perihal nan perlu diperiksa konsumen sebelum memutuskan transaksi.

Kepastian kondisi kendaraan menjadi tantangan tersendiri lantaran konsumen tidak selalu dapat mengetahui secara menyeluruh riwayat penggunaan mobil nan bakal dibeli. Karena itu, proses pemeriksaan dan transparansi info menjadi aspek krusial untuk membantu calon pembeli menentukan pilihan.

Salah satu pendekatan nan ditawarkan di pasar kendaraan jejak adalah program mobil bersertifikasi. Melalui proses inspeksi dan standar tertentu, kendaraan nan dipasarkan sebagai mobil jejak bersertifikasi diharapkan memberikan info kondisi nan lebih terukur kepada konsumen.

Kebutuhan tersebut menjadi salah satu latar belakang ZHC Aladin International memperkenalkan Wuling Certified Used Car. Program tersebut diluncurkan pada Jumat, 28 Agustus 2026, di Wuling Center Pondok Indah, Jakarta Selatan, sekaligus menjadi momentum dua tahun perjalanan ZHC Aladin International di industri otomotif Indonesia.

Melalui program ini, setiap kendaraan nan masuk menjalani inspeksi pada 135 titik. Kendaraan kemudian dapat menjalani perbaikan sesuai standar nan ditetapkan dan disertifikasi sebelum dipasarkan sebagai kendaraan jejak bersertifikasi. 

Bagi konsumen, proses pemeriksaan menjadi salah satu aspek nan dapat memberikan gambaran lebih jelas mengenai kondisi kendaraan sebelum pembelian. Selain kondisi bentuk dan komponen kendaraan, transparansi dalam penetapan nilai juga menjadi bagian dari program tersebut.

COO ZHC Aladin International Eddy mengatakan nilai kendaraan dalam program tersebut ditentukan dengan merujuk pada info dan kondisi aktual kendaraan. "Dengan standar inspeksi kendaraan dan agunan layanan, kami mau meningkatkan rasa kondusif serta kepercayaan konsumen terhadap kendaraan bekas," kata Eddy. 

Menurut dia, transparansi tersebut menjadi bagian dari proses transaksi agar konsumen memperoleh info nan lebih jelas ketika mempertimbangkan kendaraan nan bakal dibeli. Selain menyediakan kendaraan jejak bersertifikasi, program tersebut juga terhubung dengan skema trade-in. Pemilik kendaraan dapat menukarkan mobil nan dimiliki untuk mendapatkan kendaraan lain melalui jaringan diler.

Dalam program trade-in tersebut, Wuling memberikan penawaran hingga Rp10 juta di atas nilai pasar. Skema ini menjadi salah satu pengganti bagi konsumen nan mau mengganti kendaraan sekaligus memperoleh nilai dari mobil nan dimiliki sebelumnya. 

Dari sisi kesiapan unit, ZHC Aladin International menargetkan sekitar 30 unit mobil jejak bersertifikasi per bulan alias sekitar 300–400 unit per tahun. Kendaraan tersebut diperoleh melalui skema trade-in dan akuisisi. 

Program tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperluas pilihan konsumen di tengah beragamnya kebutuhan mobilitas. Bagi sebagian konsumen, kendaraan jejak dapat menjadi pilihan lantaran nilai pembelian nan relatif lebih terjangkau dibandingkan kendaraan baru, tetapi kondisi dan riwayat kendaraan tetap menjadi pertimbangan penting.

CEO ZHC Aladin International Shao JunKan mengatakan peluncuran Wuling Certified Used Car menjadi salah satu langkah perusahaan untuk menyesuaikan jasa dengan kebutuhan konsumen nan terus berkembang.

"Kami sangat senang dapat memperkenalkan Wuling Certified Used Car sekaligus merayakan dua tahun perjalanan ZHC Aladin International. Bagi kami, momentum ini bukan hanya tentang memperkenalkan sebuah program baru, tetapi juga tentang terus memberikan pilihan dan pengalaman nan lebih baik bagi konsumen," ujar Shao.

Kehadiran program kendaraan jejak bersertifikasi juga memperluas jasa diler, tidak hanya pada penjualan kendaraan baru, tetapi mencakup pengelolaan kendaraan jejak hingga jasa purnajual. Aktivitas trade-in dapat menjadi penghubung antara konsumen nan mau menjual alias menukar kendaraan dengan diler.

ZHC Aladin International merupakan salah satu diler Wuling dan MG di Indonesia. Perusahaan berdiri pada 2024 dan pada 28 Agustus 2026 menandai dua tahun perjalanannya di industri otomotif Indonesia. Peluncuran Wuling Certified Used Car berjalan berbarengan dengan seremoni dua tahun tersebut. 

Memasuki tahun ketiga operasionalnya, ZHC Aladin International menyatakan bakal terus memperkuat jasa dan menghadirkan pilihan nan relevan dengan kebutuhan konsumen di pasar otomotif Indonesia.

Bagi calon pembeli, keberadaan program kendaraan jejak bersertifikasi dapat menjadi salah satu pilihan ketika mencari mobil bekas. Proses inspeksi, info mengenai kondisi kendaraan, transparansi harga, serta pilihan trade-in menjadi sejumlah aspek nan dapat dipertimbangkan sebelum menentukan kendaraan nan sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan. (E-1)

Selengkapnya