Simak rincian biaya cas Wuling Air ev di rumah berasas tarif PLN terbaru 2026.(Dok. Wuling)
KEPEMILIKAN mobil listrik (EV) di Indonesia semakin meningkat seiring dengan hadirnya model-model kompak nan efisien. Salah satu pertanyaan paling umum bagi calon pemilik Wuling Air ev adalah seberapa besar biaya nan kudu dikeluarkan untuk mengisi daya baterai di rumah. Berdasarkan info operasional dan tarif listrik PLN periode Juli–September 2026, biaya pengisian daya mobil listrik ini tergolong sangat ekonomis dibandingkan kendaraan konvensional.
Spesifikasi Baterai dan Jarak Tempuh
Wuling Air ev nan dipasarkan di Indonesia datang dengan dua opsi kapabilitas baterai nan menentukan jarak tempuh serta lama pengisian dayanya:
- Standard Range: Kapasitas baterai 16,2 kWh dengan jarak tempuh hingga 205 km (CLTC).
- Long Range: Kapasitas baterai 25,1 kWh dengan jarak tempuh hingga 301 km (CLTC).
Untuk pengisian daya menggunakan arus AC dari posisi 20% ke 100%, jenis Standard Range memerlukan waktu sekitar 4,8 jam, sementara jenis Long Range memerlukan waktu sekitar 7,2 jam.
Estimasi Biaya Cas Berdasarkan Tarif PLN 2026
Pemerintah menetapkan tarif listrik pengguna nonsubsidi PLN tetap stabil untuk periode Agustus 2026. Besaran biaya cas sangat berjuntai pada golongan daya listrik di rumah Anda. Berikut adalah simulasi biaya pengisian 0-100% berasas kapabilitas baterai (teoretis):
| Standard Range | 16,2 kWh | ±Rp23.400 | ±Rp27.500 |
| Long Range | 25,1 kWh | ±Rp36.300 | ±Rp42.700 |
Memahami Charging Loss: Angka Realistis di Lapangan
Dalam praktik nyata, daya nan ditarik dari meteran PLN tidak 100% masuk ke dalam sel baterai. Terdapat kehilangan daya alias charging loss sekitar 10% hingga 15% nan disebabkan oleh panas pada kabel, sistem konversi AC ke DC, serta sistem pendinginan kendaraan saat proses pengisian berlangsung.
Jika memperhitungkan aspek kehilangan daya tersebut, maka perkiraan biaya riil nan bakal muncul pada tagihan listrik Anda untuk pengisian 0-100% adalah:
- Standard Range: Rp26.000 - Rp32.000
- Long Range: Rp40.000 - Rp49.000
Dengan kata lain, duit Rp50.000 tetap mencukupi untuk mengisi penuh jenis tertinggi Wuling Air ev dari kondisi kosong sekalipun.
Biaya Operasional per Kilometer
Jika dikonversi ke dalam biaya per kilometer berasas klaim jarak tempuh CLTC dan menyertakan margin charging loss, Wuling Air ev hanya menghabiskan biaya daya sekitar Rp125 hingga Rp160 per kilometer. Angka ini jauh lebih murah dibandingkan mobil bermesin pembakaran internal (ICE) kelas city car nan rata-rata memerlukan biaya BBM di atas Rp800-Rp1.000 per kilometer.
Catatan Penting: Jarak tempuh aktual dapat bervariasi tergantung pada style mengemudi, penggunaan AC, beban kendaraan, serta kondisi jalanan.
Investasi Perangkat Wall Charger
Selain biaya listrik rutin, pemilik juga perlu mempertimbangkan biaya instalasi perangkat pengisian daya. Berdasarkan info per Agustus 2026, Wuling Motors menawarkan perangkat wall charger mulai dari Rp6,8 juta untuk unit saja. Sementara itu, paket komplit nan mencakup instalasi dan penyesuaian daya PLN ditawarkan di kisaran Rp14 jutaan. Harga ini dapat bervariasi tergantung pada kebijakan dealer dan wilayah domisili konsumen.
Kesimpulan
Wuling Air ev menawarkan efisiensi biaya daya nan sangat kompetitif untuk penggunaan harian. Dengan biaya pengisian penuh di rumah nan tidak melampaui Rp50.000 untuk jenis terjauhnya, mobil listrik ini menjadi solusi transportasi nan ramah di kantong di tengah perubahan nilai bahan bakar minyak. (Z-10)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·