Berapa Jam Anda Harus Tidur Malam Ini? Cek Cara Menghitung Jam Tidur Ideal

1 jam yang lalu 2
Berapa Jam Anda Harus Tidur Malam Ini? Cek Cara Menghitung Jam Tidur Ideal ilustrasi(freepik)

JAM tidur nan tepat bagi setiap perseorangan tidak mempunyai satu standar nan bertindak sama untuk semua orang. Penentuan waktu tidur nan ideal sangat berjuntai pada ritme sirkadian (jam biologis) masing-masing orang, serta konsistensi dalam menjaga agenda dan lama rehat harian.

Dikutip dari EatingWell, psikolog Eric Zhou, Ph.D., dari Harvard Medical School menjelaskan bahwa agenda tidur sejatinya kudu diselaraskan dengan ritme sirkadian tubuh nan unik pada setiap individu.

"Sebagian orang merupakan jenis early bird nan condong merasa lebih segar jika tidur lebih awal dan bangun pagi. Sebaliknya, jenis night owl biasanya lebih nyaman tidur lebih larut dan bangun lebih siang. Namun, kebanyakan orang berada di antara kedua jenis tersebut," papar Zhou.

Durasi dan Hitungan Waktu Tidur Orang Dewasa

Sementara itu, psikiater Nishi Bhopal, M.D., menyarankan agar seseorang menentukan jam tidurnya dengan langkah menghitung mundur dari waktu bangun nan dibutuhkan setiap pagi.

Secara umum, orang dewasa memerlukan waktu tidur berkisar antara 7 hingga 9 jam setiap malam. Bhopal menegaskan bahwa menjaga konsistensi agenda tidur dan bangun, apalagi saat akhir pekan, sangat krusial untuk menjaga kebugaran tubuh serta tingkat daya sepanjang hari.

Bhopal memperingatkan bahwa kebiasaan tidur kurang dari tujuh jam dapat menurunkan daya kewaspadaan, merusak konsentrasi, serta memperlambat waktu reaksi. Dampak jelek akibat kekurangan tidur ini juga dapat terakumulasi secara berkepanjangan jika dibiarkan terus-menerus.

Mengenali Indikator Kualitas Tidur

Selain aspek durasi, kualitas tidur memegang peranan krusial bagi kondisi bentuk keesokan harinya. Sering terbangun di malam hari, kesulitan untuk kembali terlelap, alias tetap merasa capek di siang hari meski sudah "cukup tidur" merupakan parameter utama buruknya kualitas istirahat.

Menurut Zhou, terbangun satu hingga dua kali di malam hari untuk buang air mini tetap dikategorikan wajar, dengan catatan seseorang dapat kembali tertidur dalam rentang waktu 10 hingga 15 menit. Sebaliknya, terbangun berulang kali alias terjaga dalam waktu lama pada tengah malam menandakan adanya gangguan tidur.

Langkah Praktis Menjaga Kualitas Tidur

Guna mendapatkan tidur nan berkualitas, para master memberikan sejumlah rekomendasi praktis:

  1. Hindari Obsesi Tidur Sempurna: Bhopal mengingatkan agar tidak terlalu resah mencari "tidur sempurna", lantaran rasa stres dan kekhawatiran justru memicu insomnia.
  2. Kendalikan Stimulan: Pakar kesehatan Ruchir Patel, M.D., FACP., menyarankan untuk menghentikan konsumsi kafein 6 hingga 8 jam sebelum tidur serta membatasi nikotin setidaknya 2 jam sebelum tidur.
  3. Pembatasan Gawai (Screen Time): Kurangi penggunaan ponsel di malam hari. Luangkan waktu sebelum tidur untuk aktivitas rileks seperti membaca buku, mendengarkan musik lembut, melakukan peregangan ringan, alias mandi air hangat.
  4. Paparan Cahaya Pagi: Cari paparan sinar mentari alami pada pagi hari, rutin berolahraga, dan kelola stres dengan baik.

Bhopal menambahkan, jika seseorang sudah memenuhi durasi tidur 7–9 jam namun tetap merasa capek berkepanjangan setiap hari, banget disarankan untuk segera berkonsultasi dengan master alias ahli tidur guna mendeteksi potensi gangguan medis. (P-4)

Selengkapnya