Bertahan 24 Hari di Lautan, Pesawat Starship SpaceX Tiba di Pulau Natal

58 menit yang lalu 2
Bertahan 24 Hari di Lautan, Pesawat Starship SpaceX Tiba di Pulau Natal Pesawat SpaceX Ship 40 dari penerbangan uji ke-13 Starship menuju perairan tenang di lepas pantai Pulau Christmas.(SpaceX)

PESAWAT antariksa Starship milik SpaceX sukses melalui perjalanan panjang di lautan setelah mengapung selama 24 hari di Samudra Hindia. Bagian atas (upper stage) roket nan dinamai Ship 40 tersebut sekarang telah ditarik dan tiba di perairan tenang lepas pantai Pulau Natal (Christmas Island), wilayah teritorial Australia.

Ship 40 merupakan bagian dari uji coba peluncuran penerbangan ke-13 (Flight 13) nan mendarat utuh di lautan pada 24 Juli lampau setelah lepas landas dari akomodasi Starbase SpaceX di Texas Selatan. Pendaratan tersebut mencatatkan sejarah sebagai pendaratan splashdown utuh pertama nan sukses dilakukan oleh tahap atas roket Starship.

Sejak mendarat sesuai rencana di Samudra Hindia, tim pemulihan (SpaceX Recovery) dihadapkan pada tugas berat untuk menarik wahana berukuran tinggi 52 meter tersebut menuju pelabuhan. Selama lebih dari tiga minggu, tim pemulihan kudu berjuang menembus cuaca jelek dan gelombang laut nan kian ganas.

SpaceX sempat mengungkapkan pada 7 Agustus lampau bahwa timnya menghadapi "kondisi nan menantang dan laut nan semakin bergelombang." Pada satu titik, upaya untuk menarik Ship 40 ke daratan secara kondusif apalagi diperkirakan berisiko kandas akibat cuaca ekstrem. Namun, tim akhirnya sukses memandu pesawat raksasa itu menuju perairan nan lebih tenang di Pulau Natal.

"Tim insinyur SpaceX sedang dalam perjalanan untuk melakukan kajian tambahan pada kendaraan di perairan nan lebih tenang sebelum mencoba mengembalikannya ke Starbase," tulis SpaceX dalam pembaruan info resminya pada 18 Agustus.

Keberhasilan mempertahankan Ship 40 dalam kondisi utuh memberikan kesempatan langka bagi para insinyur SpaceX untuk mempelajari wahana antariksa tersebut secara langsung. Sebagai tingkat atas pertama nan sukses terbang ke antariksa dan kembali dalam satu bagian utuh, Ship 40 menjadi objek pertimbangan krusial guna menyempurnakan sistem aerodinamika, hidrolik, efisiensi ubin pelindung panas, hingga kreasi keseluruhan Starship.

Evaluasi ini menjadi krusial dalam mendukung sasaran besar SpaceX di masa depan. NASA telah mengontrak SpaceX untuk mengembangkan jenis Starship nan bakal mendaratkan astronot di Bulan dalam misi Artemis IV pada 2028, serta melakukan uji coba manuver penambatan dengan pesawat Orion pada misi Artemis III.

Saat ini, SpaceX juga tengah mempersiapkan Ship 41 dan pendorong Super Heavy untuk penerbangan uji coba ke-14 (Flight 14). Pada penerbangan berikutnya, perusahaan berencana membawa tingkat atas roket ke orbit sekaligus mencoba menangkap kembali wahana tersebut di Starbase menggunakan lengan kait menara peluncuran "Mechazilla". (Space/Z-2)

Selengkapnya