Jakarta, CNBC Indonesia - Bioskop biasanya identik dengan pusat perbelanjaan alias area hiburan. Namun, pemandangan berbeda sekarang terlihat di area Pasar Rumput, Jakarta Selatan. Di tengah area pasar nan juga terhubung dengan kediaman Rumah Susun (Rusun), masyarakat sekarang bisa menemukan sebuah bioskop.
Namanya, Jaksinema. Bioskop ini berada di lantai 3 Rusun Pasar Rumput, tepatnya di Jakmart Tower 3.
Dari pantauan CNBC Indonesia, suasana Jaksinema sama seperti bioskop pada umumnya. Terdapat satu studio dengan deretan bangku berwarna merah nan tersusun bertingkat. Totalnya ada 43 bangku di dalam studio tersebut.
Yang menarik, nilai tiket Jaksinema terbilang terjangkau. Untuk hari Senin-Jumat, visitor cukup bayar Rp15.000, sementara pada akhir pekan alias Sabtu-Minggu tarifnya Rp20.000. Harga ini jauh lebih murah dibandingkan nan dibanderol sejumlah bioskop nan sudah lebih dulu beraksi di Jakarta, termurah Rp25.000, itu pun unik di bioskop tertentu dan hari tertentu.
Dalam sehari, bioskop Jaksinema mempunyai lima kali agenda pemutaran film. Adapun pilihan movie nan ditawarkan cukup beragam. Ada movie untuk anak-anak, movie animasi alias kartun, action, hingga movie horor.
Film-film nan diputar merupakan movie nan sudah turun dari layar bioskop utama, sehingga masyarakat tetap bisa menyaksikannya melalui layar lebar di Jaksinema.
Nonton Boleh Bawa Makanan
Ada satu perihal nan cukup berbeda dari pengalaman menonton di Jaksinema. Penonton diperbolehkan membawa makanan dan minuman ke dalam studio, asalkan makanan dan minuman tersebut dibeli di Jakmart.
Artinya, visitor bisa terlebih dulu berbelanja camilan alias minuman di Jakmart sebelum masuk ke studio. Dari pantauan di lokasi, area ritel tersebut memang berada tepat di sekitar akses menuju Jaksinema.
Rak-rak Jakmart dipenuhi beragam produk kebutuhan sehari-hari, mulai dari makanan ringan hingga jenis minuman.
Konsep tersebut membikin aktivitas berbelanja dan menonton berada dalam satu kawasan. Masyarakat nan datang ke Pasar Rumput tidak hanya bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga mempunyai pilihan intermezo tanpa kudu beranjak lokasi.
Bioskop Mini di Tengah Pasar
Jaksinema merupakan hasil kerja sama Perumda Pasar Jaya dengan Layar Digi selaku penyedia film. Bioskop ini menjadi bagian dari upaya Pasar Jaya mengembangkan potensi area pasar sekaligus menghadirkan ruang intermezo bagi masyarakat.
Direktur Utama Perumda Pasar Jaya Agus Himawan mengatakan, kehadiran Jaksinema merupakan bagian dari penemuan untuk membikin area pasar mempunyai lebih banyak aktivitas.
"Kehadiran Jaksinema di Pasar Rumput merupakan bagian dari komitmen Perumda Pasar Jaya untuk terus melakukan penemuan dan mengembangkan potensi area pasar. Kami mau pasar tidak hanya menjadi tempat masyarakat bertransaksi, tetapi juga menjadi area nan mempunyai beragam aktivitas dan akomodasi nan dapat memberikan pengalaman baru bagi masyarakat," ujar Agus dalam keterangannya kepada CNBC Indonesia, Jumat (28/8/2026).
Jaksinema resmi datang di Pasar Rumput pada 24 Agustus 2026. Kehadirannya menjadi bagian dari pengembangan area pasar agar tidak hanya berfaedah sebagai pusat perdagangan, tetapi juga mempunyai akomodasi dan aktivitas nan bisa dinikmati masyarakat.
Dengan satu studio berisi 43 kursi, lima kali pemutaran dalam sehari, dan nilai tiket mulai Rp15.000, Jaksinema membawa konsep bioskop dalam skala nan lebih sederhana. Bedanya, kali ini layar lebar tidak berada di pusat perbelanjaan, melainkan datang di tengah area pasar dan rusun Jakarta.
Melihat langsung bioskop viral di tengah pasar, Jaksinema Pasar Rumput, Jakarta Selatan, Jumat (28/8/2026). (CNBC Indonesia/Martyasari RIzky) Foto: (CNBC Indonesia/Martyasari RIzky)
(dce)
[Gambas:Video CNBC]

1 jam yang lalu
3








English (US) ·
Indonesian (ID) ·