Blue Origin akan luncurkan stasiun luar angkasa untuk wisata

  • Whatsapp

Stasiun Orbital Reef akan memiliki ruang yang mampu menampung hingga 10 orang sebagai “taman bisnis serbaguna” di luar angkasa.

Blue Origin baru saja mengumumkan rencana untuk stasiun luar angkasa pribadi baru yang diberi nama Orbital Reef. Taman bisnis luar angkasa tersebut akan dibangun pada akhir dekade ini.

Perusahaan itu mengumumkan rencananya awal pekan ini dan menyatakan stasiun ruang angkasa pribadi itu akan dibangun dalam kemitraan dengan beberapa perusahaan luar angkasa lainnya. Fasilitas ini diharapkan akan digunakan antara tahun 2025 dan 2030.

Menurut Blue Origin, stasiun Orbital Reef akan memiliki ruang yang mampu menampung hingga 10 orang sebagai “taman bisnis serbaguna” di luar angkasa dan akan menawarkan “keramahan eksotis” bagi wisatawan yang cukup berani untuk menjelajah ke luar angkasa.

Dilansir dari Gizmochina (27/10), Orbital Reed dirancang untuk menawarkan volume layak huni yang sebanding dengan Stasiun Luar Angkasa Internasional. Perusahaan juga menambahkan mitra utamanya untuk stasiun ini adalah Sierra Space dan nama besar lainnya seperti Boeing, Redwire Space, dan Genesis Engineering.

“Kami baru mulai memahami implikasi luar biasa yang dapat berarti dari penelitian, pengembangan, dan manufaktur gayaberat mikro, tidak hanya untuk menjelajahi alam semesta dan membuat penemuan tetapi juga meningkatkan kehidupan di Bumi”, kata VP Redwire, Mike Gold.

Sierra Space akan bertanggung jawab atas habitat LIFE (Large Integrated Flexible Environment; pada dasarnya modul stasiun luar angkasa) sementara Blue Origin akan menyediakan “sistem utilitas” dan “modul inti” stasiun ruang angkasa. Di sisi lain, Redwire Space akan menjalankan operasi muatan stasiun dan juga membangun struktur yang dapat diterapkan.

Pos terkait