Kerusakan akibat gempa NTT(MI/Alexander P Taum)
HASIL monitoring Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah terjadi 37 aktivitas gempa bumi susulan (aftershock) setelah terjadinya gempa M7.7 nan terjadi di area Nusa Tenggara Timur (NTT).
"Hingga pukul 07.07 WIB hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 37 aktivitas gempa susulan dengan magnitudo antara M3.7 hingga 6.2," kata Deputi Bidang Geofisika BMKG Nelly Florida Riama dalam konvensi pers secara daring, Sabtu (15/8).
Dengan memperhatikan kondisi terkini mengenai dengan hasil observasi wilayah terdampak tidak ada lagi kenaikan muka air laut nan membahayakan. Mengacu pada kondisi itu, maka BMKG mencabut peringatan awal tsunami telah berhujung pada pukul 07.30 WIB.
"BMKG bakal terus memonitor aktivitas gempabumi susulan dan ketinggian tsunami berasas observasi tinggi muka laut serta menyampaikan pemutakhiran info kepada stakeholder dan masyarakat," ujar Nelly.
Masyakat diimbau agar tetap tetang, hindari gedung retak, tidak terpangurh oleh rumor nan tidak dapat dipertanggungjawabkan, dan waspadai gempa susulan. (Z-2)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·