BPD Bali Dorong Pertumbuhan Kredit UMKM Hingga 9% di 2026

2 jam yang lalu 4

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Bank Pembangunan Daerah Bali (Bank BPD Bali) terus mendorong pertumbuhan angsuran UMKM untuk menopang bisnisnya.

Direktur Operasional Bank BPD Bali, I Komang Wiratna Jaya mengatakan pertumbuhan angsuran Bank BPD memang hanya 6,43% alias hanya 50% dari pertumbuhan nasional, namun dia memastikan pertumbuhan angsuran Bank BPD Bali bakal berkelanjutan, khususnya ke UMKM.

"Kredit UMKM 6,17% dengan NPL terjaga di bawah 1% dan sampai akhir tahun mendatang pertumbuhan diharapkan bisa mencapai 9% sembari terus menjaga kualitas," ungkap Komang dalam Regional Bank Summit 2026 Batch 2 dengan tema "Strategi BPD Mendorong Kemandirian Ekonomi Daerah", Jumat (28/8/2026).

Untuk diketahui, pertumbuhan ekonomi Bali tercatat mencapai 5,78% alias di atas pertumbuhan ekonomi nasional nan hanya 5,29%. Komang tidak memungkiri bahwa ekonomi Bali Masih ditopang sektor pariwisata, dengan didorong industri lain ialah makanan dan minuman, hingga pertanian.

Oleh karena itu dalam menjaga pertumbuhan bisnis, BPD Bali tetap menjaga arus permodalan dengan baik. Apalagi pada Juni lalu, BPD Bali baru saja masuk KBMI II.

"Modal inti kami sudah di atas Rp 6 triliun sehingga kami bakal terus mendorong pertumbuhan angsuran terutama UMKM nan memang market share nan mencapai 22%," tegas Komang.

Sekadar informasimodal inti Bank BPD Bali saat ini mencapai Rp6,064 triliun dan memenuhi ketentuan izin Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Adapun

kenaikan kelas menjadi KBMI II ini didorong oleh penguatan permodalan nan konsisten dari setoran modal Pemerintah Daerah selaku pemegang saham hingga mencapai Rp3,63 triliun pada Juni 2026.

Naik kelasnya Bank BPD Bali tidak hanya dimaknai sebagai penguatan struktur permodalan nan bakal memperluas ruang ekspansi dan peningkatan kapabilitas jasa tetapi juga mempertegas komitmen untuk terus beralih bentuk menjadi motor penggerak ekonomi wilayah nan semakin tangguh, inklusif dan berkepanjangan bagi seluruh masyarakat.

(dpu/dpu) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya