Jakarta, CNBC Indonesia-Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) memulai pemeriksaan tematik nasional atas ketahanan daya dengan melakukan kunjungan lapangan pemeriksaan keahlian pembukaan di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Benowo, Surabaya. BPK menilai efektivitas kebijakan, tata kelola, program, dan aktivitas ketahanan daya nasional.
"Kunjungan lapangan ini merupakan tahapan awal krusial dari pemeriksaan keahlian pendahuluan. Kami mau memandang secara langsung proses upaya pengelolaan sampah, termasuk pemanfaatan sampah menjadi daya listrik, kepantasan usaha, serta tantangan dan kendalanya," ujar Wakil Ketua BPK, Budi Prijono.
Pemeriksaan tematik tersebut mencakup pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). BPK bakal menilai apakah kebijakan dan penyelenggaraan program ketahanan daya telah melangkah secara efektif, efisien, dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan, serta mendukung pencapaian ketahanan daya nasional sebagaimana ditetapkan dalam RPJMN 20252029.
Kunjungan lapangan di TPA Benowo secara unik dilakukan untuk memperoleh pemahaman awal mengenai pengelolaan sampah dan pemanfaatannya sebagai sumber energi, termasuk proses bisnis, tata kelola, kepantasan usaha, serta beragam tantangan dan hambatan dalam pelaksanaannya.
Kunjungan dipimpin oleh Wakil Ketua BPK, Budi Prijono, dan dihadiri Wakil Menteri Lingkungan Hidup/Wakil Kepala BPLH Diaz Hendropriyono, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak, Direktur Jenderal PKN VIII dan Organisasi Internasional BPK, serta pejabat mengenai dari BPK, KLH/BPLH, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Kota Surabaya, dan PT Sumber Organik.
Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) memulai pemeriksaan tematik nasional atas ketahanan daya dengan melakukan kunjungan lapangan pemeriksaan keahlian pembukaan di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Benowo, Surabaya, Jumat (21/8). (Dok. BPK RI) Foto: Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) memulai pemeriksaan tematik nasional atas ketahanan daya dengan melakukan kunjungan lapangan pemeriksaan keahlian pembukaan di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Benowo, Surabaya, Jumat (21/8). (Dok. BPK RI)
Pengelolaan sampah mempunyai keterkaitan dengan upaya memperkuat ketahanan daya nasional. Karena itu, pemeriksaan tidak hanya memandang aspek pengelolaan sampah, tetapi juga sejauh mana pemanfaatan sampah sebagai sumber daya dapat dilaksanakan secara efektif, efisien, akuntabel, dan berkelanjutan. TPA Benowo menjadi salah satu letak nan dikaji lantaran telah menerapkan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL).
Program tersebut dilaksanakan Pemerintah Kota Surabaya bekerja sama dengan PT Sumber Organik dan mulai beraksi pada 2021 berasas Peraturan Presiden Nomor 35 Tahun 2018.
Fasilitas PSEL Benowo mengelola sebanyak 1.600 ton sampah per hari nan menghasilkan listrik total sebesar 10,65 MW melalui dua teknologi, ialah teknologi gasification mengolah 1.000 ton sampah per hari nan menghasilkan listrik sebesar 9 MW dan teknologi landfill gas power plant mengolah 600 ton sampah per hari nan menghasilkan listrik sebesar 1,65 MW.
Praktik ini menjadi salah satu objek benchmarking BPK untuk memperoleh gambaran mengenai praktik pengelolaan sampah dan pemanfaatannya sebagai energi, termasuk efektivitas, efisiensi, tata kelola, serta tantangan implementasinya. Setelah tahap pemeriksaan keahlian pendahuluan, BPK bakal melanjutkan dengan pemeriksaan keahlian terinci atas pengelolaan sampah, termasuk pemanfaatan sampah untuk daya listrik, sebagai bagian dari pemeriksaan tematik ketahanan daya tahun 2026.
Secara lebih luas, pemeriksaan tematik nasional ini ditujukan untuk memberikan gambaran menyeluruh mengenai efektivitas kebijakan dan tata kelola ketahanan daya nasional, sekaligus mengidentifikasi beragam permasalahan, tantangan, dan kesempatan perbaikan.
Hasil pemeriksaan diharapkan dapat memberikan rekomendasi perbaikan bagi pemerintah agar pengelolaan ketahanan daya semakin efektif, efisien, akuntabel, dan sesuai ketentuan, sekaligus mendukung pencapaian sasaran RPJMN 2025-2029. Dalam konteks pengelolaan sampah, pemeriksaan juga diharapkan mendorong pemanfaatan sampah sebagai sumber daya secara optimal dengan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan.
(mij/mij)
[Gambas:Video CNBC]

1 jam yang lalu
3








English (US) ·
Indonesian (ID) ·