Calon Manajer Kopdes Tak Lagi Latihan Militer, Qodari: Pemerintah Tidak Menutup Mata

8 jam yang lalu 3
ARTICLE AD BOX

loading...

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI M Qodari. Foto/Dok SindoNews

JAKARTA - Pemerintah berkomitmen terus menyempurnakan program training Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) nan bakal menjadi manajer di Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Karena itu, pemerintah memutuskan untuk menyempurnakan konsep training ini, dari sebelumnya berbasis latihan dasar kemiliteran, sekarang diubah menjadi training bela negara dan manajerial.

"Pemerintah tidak menutup mata. Pemerintah menerima setiap saran dari masyarakat sebagai bentuk kepedulian bersama," kata Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI M Qodari dalam keterangannya, Selasa (7/7/2026).

Dia menjelaskan, prinsip krusial seperti pembentukan karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, dan rasa cinta tanah air, tetap dipertahankan. Namun, metode pelaksanaannya disesuaikan agar lebih efektif dan ramah terhadap kondisi bentuk serta mental para peserta.

Qodari menyatakan langkah penyempurnaan ini diambil untuk memastikan program semakin tepat sasaran. "Kami mau mencetak sumber daya manusia nan tidak hanya ahli dan berintegritas, tetapi juga siap menyongsong program-program prioritas pemerintah dengan penuh rasa percaya diri," ujarnya.

Baca Juga: 5 Calon Manajer KDMP Meninggal, DPR: Hentikan Sementara Latsarmil

Menurut Qodari, pemerintah optimistis bahwa perubahan ini bakal membawa angin segar. Dengan metode nan lebih humanis, dia percaya kepercayaan masyarakat bakal semakin kuat.

"Kami bakal memandang lahirnya generasi penggerak nan tidak hanya kompeten secara keilmuan, tetapi juga mempunyai karakter nan handal dan semangat bela negara."

Selengkapnya