Cara Menggunakan Menstrual Cup agar tidak Sakit dan Tetap Nyaman

14 jam yang lalu 2
Cara Menggunakan Menstrual Cup agar tidak Sakit dan Tetap Nyaman Ilustrasi(magnifik)

MENSTRUAL cup semakin terkenal sebagai pengganti pembalut dan tampon. Namun, penggunaan perangkat berbentuk cangkir nan dimasukkan ke dalam vagina ini tidak selalu langsung terasa nyaman, terutama bagi pengguna baru. 

Jika muncul nyeri saat memasang alias melepas menstrual cup, langkah penggunaannya perlu kembali diperiksa.

Menstrual cup terbuat dari bahan elastis seperti silikon alias karet dan berfaedah menampung darah menstruasi, bukan menyerapnya. Pengguna baru memerlukan waktu untuk beradaptasi. 

Studi nan dikutip Cleveland Clinic, bahwa sebagian besar pengguna memerlukan sekitar tiga siklus menstruasi untuk terbiasa dengan proses pemasangan, pelepasan, dan kenyamanannya.

Cara Memasang nan Tepat

Nyeri saat memasukkan menstrual cup bukan kondisi nan semestinya diabaikan. Cleveland Clinic menyebut pengguna semestinya tidak merasakan sakit ketika memasukkannya. 

Jika terasa nyeri, penggunaan sebaiknya dihentikan dan dikonsultasikan kepada tenaga kesehatan.

Untuk mengurangi rasa tidak nyaman, pertama-tama cuci tangan, kemudian basahi bagian tepi cup dengan air alias gunakan sedikit pelumas berbahan dasar air. 

Setelah itu, lipat cup menjadi lebih mini dan masukkan secara perlahan. Setelah berada di dalam, cup perlu diputar agar terbuka dan membentuk posisi nan tepat.

Posisi tubuh juga berpengaruh. Pengguna dapat mencoba jongkok, duduk di toilet dengan dengkul terbuka, alias mengangkat salah satu kaki. 

Planned Parenthood menjelaskan bahwa tubuh nan rileks dapat membikin proses pemasangan lebih nyaman. Jika cup terasa mengganjal alias tidak nyaman setelah dimasukkan, keluarkan dan coba kembali pada posisi nan berbeda.

Jangan Sembarangan Menarik Batangnya

Kesalahan tidak hanya dapat terjadi saat memasang, tetapi juga ketika melepas menstrual cup. Agar pengguna tidak langsung menarik batang cup. Cara tersebut dapat mempertahankan daya isap dan menyebabkan ketidaknyamanan apalagi rasa sakit.

Sebaliknya, tekan alias jepit bagian dasar cup terlebih dulu untuk memutus segelnya. Setelah tekanan terlepas, tarik cup secara perlahan.

Dikutip dari Mayo Clinic, menstrual cup tersedia dalam beragam corak dan ukuran lantaran kebutuhan setiap tubuh berbeda. 

Cup dapat menampung lebih banyak cairan dibandingkan tampon dan, tergantung produk serta banyaknya aliran menstruasi, dapat digunakan hingga sekitar 12 jam sebelum dikosongkan.

Kapan Harus Berhenti Menggunakannya?

Rasa asing alias kesulitan pada beberapa penggunaan pertama tetap dapat terjadi lantaran pengguna sedang mempelajari tekniknya. Namun, nyeri bukan sesuatu nan perlu dipaksakan untuk ditoleransi. 

Dilansir dari Cleveland Clinic, berkonsultasi dengan tenaga kesehatan jika mengalami masalah saat memasukkan alias melepas menstrual cup. Faktor anatomi tertentu juga dapat membikin sebuah cup tidak cocok digunakan.

Jadi, jika menstrual cup terasa sakit, jangan langsung menyimpulkan bahwa perangkat tersebut tidak cocok. Periksa kembali posisi tubuh, langkah melipat, pelumasan, ukuran cup, hingga teknik melepasnya. 

Jika rasa sakit tetap muncul setiap kali digunakan, hentikan pemakaian dan konsultasikan dengan tenaga kesehatan untuk mengetahui penyebabnya.

Sumber: Mayo Clinic, Cleveland Clinic

Selengkapnya