Chowon LIGHTSUM Korban Manipulasi Voting Saat Mengikuti Produce 48

  • Whatsapp

Chowon LIGHTSUM Korban Manipulasi Voting Saat Mengikuti Produce 48
Ilustrasi Chowon LIGHTSUM Korban Manipulasi. Foto: Ist/Net

Chowon LIGHTSUM korban manipulasi voting pada acara Produce 48. Sempat mengikuti survival yang diadakan dalam Mnet bersama Nayoung dan Yejeong.

Sebelum menjadi member LIGHTSUM, gadis cantik ini sempat mengikuti acara yang jika berhasil menjadi IZ*ONE. Berisikan 96 peserta dari Jepang dan Korea Selatan untuk memilih 12 peserta terbaiknya.

Penayangannya pada tahun 2018 ini menjadi luka lamanya. Terkait dengan mimpi yang ia kejar dengan sungguh-sungguh, namun justru dicurangi.

Kecurangan semacam ini bukan menjadi yang pertama kali dalam acara Mnet. Namun tetap saja membuat luka dan kenangan yang tidak menyenangkan.

Baca Juga: Lightsum Resmi Debut Lewat MV ‘Vanilla’

Mengejutkan, Chowon LIGHTSUM Korban Manipulasi Voting Produce 48

Ketika mengikuti acara ini pada beberapa tahun silam, Chowon merasa bahwa ia berusaha dengan keras. Hingga pada penyelidikan polisi mengungkapkan bahwa Choeon menjadi peserta yang mengalami kecurangan.

Seharusnya ia mendapatkan posisi keenam dan berhasil ikut debut menjadi member IZ*ONE. Namun mereka memanipulasinya menjadi peserta pada peringkat ketiga belas.

Berjumlahkan dua belas peserta yang berhasil menjadi girl group IZ*ONE. Hingga karirnya saat ini menjadi salah satu member LIGHTSUM di bawah naungan agensi Cube Entertainment.

Bersama dengan member lainnya bernama Nayoung dan Yujeong yang sebelumnya juga sempat mengikuti Produce 48. Namun mereka tidak pernah bertemu dalam satu panggung untuk tampil bersama.

Perasaan Chowon LIGHTSUM Jadi Korban Manipulasi Voting

Ketika dalam acara showcase debut girl group yang kini ia masuki bernama LIGHTSUM, Chowon mendapatkan pertanyaan mengenai eliminasi tak adil yang ia alami saat berada dalam acara survival tersebut.

Setelah itu, ia mengungkapkan bahwa tidak bisa menyembunyikan apa yang menjadi perasaan terdalamnya. Chowon mengatakan bahwa tidak merasakan kehilangan atau sedih saat itu.

Maka tentu saja ia berbohong, perasaan sebenarnya merupakan kebalikannya. Chowon LIGHTSUM merasa bingung dan bersalah secara bersamaan saat mendapatkan peringkat ke-13 dan tidak berhasil debut.

Namun saat ini ia sudah merasa lebih baik dari sebelumnya. Perasaan putus asa tentu sangat wajar ketika sudah melakukan terbaik, namun justru merasa dikhianati.

Baca Juga: Sisca Kohl Borong BTS Meal Menjadi Viral di Twitter, Ini Dia Infonya

Debut Menjadi LIGHTSUM

Chowon LIGHTSUM korban manipulasi voting kini menunjukkan bakat sesungguhnya. Kembali bersemangat dan bahagia untuk debut menjadi member LIGHTSUM.

Ia merasakan bahwa banyak yang masih menantikannya dengan member lain. Maka ia akan semakin berusaha keras dan memberikan balasan setimpal bagi semua yang menunggu debutnya.

Memberikan penampilan terbaik yang bisa ia berikan. Selama mengikuti survival Produce 48, Nayoung yang juga menjadi peserta sama seperti Chowon mengungkap bahwa ia mendapatkan banyak cinta.

Selain rasa cemas dan khawatir bahwa akan merasa kehilangan dirinya sendiri. Namun ia tetap berterimakasih untuk pengalaman yang pernah ia rasakan.

Hukuman Final

Terkait dengan Chowon LIGHTSUM korban manipulasi voting pada survival tersebut. Pada bulan Maret, Mahkamah Agung Korea Selatan memberikan hukuman final.

Hukuman terhadap 2 tersangka utama dalam manipulasi voting seri Produce 48. Orang tersebut bernama PD Ahn Joon Young dan CP Kim Yong Bum.

Pada PD Ahn Joon Young menerima hukuman 2 tahun masa tahanan penjara. Ia juga mendapatkan denda sebesar 37 juta Won jika dalam rupiah berkisar Rp 439 juta.

Sedangkan untuk CP Kim Yong Bum mendapatkan hukuman 1 tahun lebih 8 bulan penjara. Hal ini menjadi sorotan. Pasalnya, masih terlalu ringan daripada kelakukan mereka karena Chowon LIGHTSUM jadi korban manipulasi voting.

Baca Juga: BTS Meal Jadi Serbuan ARMY, Antrian Panjang pada Perilisan Perdana

Hukuman Agensi

Tidak hanya kedua tersangka yang mendapatkan hukuman final. Dari 5 perwakilan agensi juga mendapatkan hukuman 8 bulan penjara dan masa penangguhan selama kurang lebih 2 tahun.

Hukuman ini masih belum memberikan rasa setimpal dari manipulasi yang mereka lakukan. Melakukan pengkhianatan pada peserta yang sudah berusaha dengan keras untuk mewujudkan mimpinya.

Tidak semudah yang kita pikiran bahwa mental yang mereka dapatkan sungguh melukai. Pengalaman semacam ini bahkan membawa dampak buruk bagi para peserta.

Belum lagi jika mereka mengambil tindakan yang justru merugikan diri sendiri kedepannya. Hal ini juga menjadi salah para tersangka, namun secara tidak langsung.

Anak muda dan mimpi-mimpinya terpaksa dipatahkan ketika usaha yang mereka berikan tidak main-main. Chowon LIGHTSUM korban manipulasi voting beserta Nayoung dan Yujeong bisa kembali bangkit dan bersinar untuk membuktikan pesonanya.

Pos terkait