Clubhouse catat 700 ribu room aktif dalam sehari

  • Whatsapp

Clubhouse baru saja menggelar konferensi pers pertamanya di Indonesia, sebagai salah satu pasar vital bagi aplikasi.

18 bulan sudah berlalu sejak Clubhouse pertama kali muncul di permukaan sebagai satu-satunya platform jejaring sosial berbasis audio pada saat itu. Paul Davison dan Rohan Seth pendiri Clubhouse, pada 2019 tergerak untuk membuat sesuatu di luar aplikasi media sosial. 

Namun setelah melakukan riset, mereka sadar kalau media sosial adalah satu-satunya yang orang-orang butuhkan. Paul dan Rohan akhirnya memilih audio sebagai basis dari aplikasi tersebut, karena dinilai lebih ‘manusiawi’ sebagaimana Paul menceritakannya dengan semangat dalam Konferensi Pers pertama Clubhouse di Indonesia (16/11).

Di Indonesia sendiri, Clubhouse mulai viral sejak Februari 2021. Setelah tokoh-tokoh besar seperti CEO Tesla Elon Musk dan Kanye West menggemparkan aplikasi muda tersebut, influencer Indonesia juga mulai melirik aplikasi dan membuka ruang obrolan dengan topik yang beragam. 

“Indonesia adalah pasar yang sangat penting bagi Clubhouse. Kami sangat senang melihat antusiasme Clubhousers di Indonesia untuk berkumpul bersama, berbicara, mendengarkan, dan belajar satu sama lain secara real-time tentang berbagai topik,” kata Paul.

Meski akses Clubhouse saat itu masih terbatas, hanya tersedia di iOS dan menggunakan sistem undangan, namun antusias masyarakat cukup besar. Hingga saat ini, Indonesia menjadi salah satu pasar vital bagi keberlangsungan aplikasi Clubhouse. 

Faktor yang menjadikan Indonesia sebagai pasar vital Clubhouse bukan hanya dilihat dari segi jumlah pengguna, tapi juga bagaimana para kreator secara kreatif memanfaatkan ekosistem aplikasi. Menurut Head of International Clubhouse Aarthi Ramamurthy, ia melihat keunikan dan keragaman pengguna tanah air dalam menggunakan Clubhouse.

Selain itu, Paul juga mengungkapkan pertumbuhan signifikan yang terjadi pada Clubhouse dalam setahun terakhir. Kini, terdapat 700 ribu room aktif dalam sehari, menunjukkan peningkatan 2x lipat dari tahun sebelumnya. Dia juga mencatat pengguna menghabiskan waktu sekitar 70 menit per hari di Clubhouse. Tidak hanya sebagai pendengar, tapi juga pembicara.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno yang juga merupakan pengguna aktif Clubhouse menuturkan, aplikasi dapat memberikan dampak positif terhadap industri pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia. 

“Saya berharap para pengembang aplikasi terus melakukan inovasi, adaptasi, dan kolaborasi, agar para pengguna Clubhouse dapat menggunakan aplikasi ini sebaik-baiknya dan terus melahirkan topik-topik segar yang berkualitas untuk membangun bangsa kita tercinta,” tutup Sandiaga Uno dalam sambutannya.

Pos terkait