Crystal Palace vs Manchester City: Ujian Pierre Sage dan Enzo Maresca di Selhurst Park

1 jam yang lalu 3
 Ujian Pierre Sage dan Enzo Maresca di Selhurst Park Jadwal Crystal Palace vs Manchester City.(Google)

SELHURST PARK kembali menjadi panggung sengit Liga Primer Inggris musim 2026-2027 saat Crystal Palace menjamu Manchester City pada laga pekan kedua, Sabtu (29/8).

Kedua tim datang dengan modal kontras dari pertandingan pembuka pekan lalu. Palace kudu menerima kekalahan 0-2 dari Everton pada laga perdana. Sebaliknya, City mengamankan tiga poin penuh usai menang tipis 2-1 atas Bournemouth meski sempat tertinggal lebih dulu.

Pelatih anyar Palace, Pierre Sage, mengemban tugas berat untuk mempertahankan tren positif klub dalam dua musim terakhir. Suksesor Oliver Glasner itu dituntut menjaga reputasi tim nan baru saja merengkuh trofi Piala FA dan Conference League.

Kekalahan dari Everton belum sepenuhnya mencerminkan peta kekuatan Palace. The Eagles sebenarnya tampil dominan dengan mencatatkan 1,96 expected goals (xG), mengungguli Everton nan hanya membukukan 1,12 xG. Sayangnya, empat kesempatan emas nan tercipta kandas dikonversi menjadi gol.

Tantangan Palace kian berat mengingat rekor pertemuan nan tidak berpihak. Dari 10 duel terakhir melawan City, Palace menelan enam kekalahan dan hanya sanggup mencuri satu kemenangan, ialah saat menumbangkan skuad Manchester di final Piala FA 2025 dengan skor 1-0.

Di kubu lawan, Enzo Maresca mulai mengikis bayang-bayang masa kepemimpinan Pep Guardiola. Kendati mengantongi kemenangan saat menggilas Bournemouth, celah di lini pertahanan tetap menjadi pekerjaan rumah besar.

City tercatat belum pernah mengemas clean sheet sejak berada di bawah kendali Maresca. Performa tandang mereka juga belum konsisten setelah hanya mengemas dua kemenangan dari lima laga tandang terakhir musim lalu.

Kemenangan City atas Bournemouth sendiri diraih secara dramatis. Marc Guehi mencetak gol penyeimbang pada menit ke-84 sebelum Josko Gvardiol mengunci kemenangan lewat gol di masa perpanjangan waktu.

Menjelang laga ini, Maresca mengonfirmasi bahwa amunisi barunya, Ayyoub Bouaddi, siap diturunkan. Gelandang berumur 18 tahun nan diboyong dari Lille tersebut dinilai dalam kondisi bentuk bugar. "Dia siap. Dia berlatih berbareng klub sebelumnya sehingga fit," ujar Maresca dikutip dari laman resmi klub, mancity.com.

Meski begitu, Maresca enggan memberi beban berlebih kepada sang pemain muda. "Dia tetap 18 tahun. Tidak perlu terburu-buru. Dia bakal membantu kami sekarang dan di masa depan, tetapi dia tetap muda dan memerlukan waktu," tambahnya.

Manajer asal Italia itu juga membeberkan kondisi kelengkapan Skuad City nan belum sepenuhnya ideal. "Jeremy tidak bisa bermain. Untuk Matheus, kami bakal lihat. Dia tetap belum 100 persen," pungkasnya. (Ndf/P-3)

Selengkapnya