Cukup Ubah Menu Sarapan, Ini Cara Jaga Jantung Tetap Sehat Usai Menopause

59 menit yang lalu 2
Cukup Ubah Menu Sarapan, Ini Cara Jaga Jantung Tetap Sehat Usai Menopause ilustrasi(Magnific)

WANITA pasca-menopause nan mengangkat Planetary Health Diet, pola makan nan berfokus pada asupan berbasis nabati, terbukti mempunyai akibat lebih rendah mengalami penyakit jantung.

Temuan tersebut terungkap dalam studi terbaru nan dipresentasikan pada pertemuan tahunan American Society for Nutrition dan dipublikasikan oleh Health pada 20 Agustus 2026.

Riset ini melibatkan nyaris 67.000 wanita pasca-menopause dengan rata-rata usia 63 tahun nan tidak mempunyai riwayat penyakit kardiovaskular saat penelitian dimulai. Para peserta diminta mengisi kuesioner untuk mengukur seberapa konsisten pola makan harian mereka dengan prinsip Planetary Health Diet.

Pola diet ini mengutamakan konsumsi tinggi buah-buahan, sayuran, biji-bijian utuh (whole grains), serta kacang-kacangan. Di saat nan sama, Planetary Health Diet membatasi asupan ikan, unggas, produk olahan susu, telur, lemak tak jenuh, daging merah, daging olahan, biji-bijian olahan, dan gula tambahan.

Setelah pemantauan berkala selama kurang lebih 20 tahun, para peneliti menemukan bahwa golongan wanita dengan pola makan paling mendekati Planetary Health Diet mempunyai akibat penyakit kardiovaskular secara keseluruhan 28 persen lebih rendah dibandingkan dengan peserta nan pola makannya paling tidak sesuai.

Ahli gizi terdaftar asal Kanada, Sarah Glinski, menegaskan bahwa pola makan nan dominan berbasis nabati mempunyai keterkaitan erat dengan penurunan akibat penyakit jantung. Temuan ini sejalan dengan beragam penelitian terdahulu nan membuktikan bahwa diet berbasis nabati bisa menekan aspek akibat utama, termasuk menstabilkan kadar kolesterol, tekanan darah, dan meredakan peradangan.

Kendati demikian, para peneliti mencatat beberapa keterbatasan dalam studi ini. Selain belum diterbitkan secara resmi dalam jurnal ilmiah melalui proses penelaahan sejawat (peer-review), riset ini tetap mengandalkan info laporan berdikari (self-reported data) dari para peserta nan berpotensi memunculkan bias.

Planetary Health Diet dinilai dapat menjadi opsi pola makan tinggi serat dan rendah lemak nan efektif mendukung kesehatan jantung masyarakat. Bagi penduduk nan berkeinginan menerapkan pola diet ini, para mahir menyarankan untuk memulainya secara berjenjang dan realistis.

"Seseorang tidak perlu menjalani pola makan nan sempurna untuk mendapatkan manfaatnya," ujar penulis utama studi, Donya Shahamati, nan merupakan mahasiswa doktoral di Sekolah Kependudukan dan Kesehatan Masyarakat Joe C. Wen, UC Irvine.

Shahamati mencontohkan, langkah awal dapat dimulai dengan mengganti menu sarapan sereal menjadi oatmeal, mengganti penggunaan mentega dengan minyak oliva saat memasak, alias mengalokasikan satu hari dalam seminggu unik tanpa mengonsumsi daging (meatless day). (Health/Ant/P-4)

Selengkapnya