loading...
Piala Super Eropa menjadi panggung pertemuan dua juara kompetisi antarklub Eropa. Trofi ini mempertemukan kampiun Liga Champions dengan pemenang Liga Europa dalam satu pertandingan untuk menentukan penguasa Eropa di awal musim.
Kompetisi tersebut pertama kali digelar secara resmi pada 1973. Namun, gagasan mengenai Piala Super Eropa sudah muncul setahun sebelumnya ketika Ajax Amsterdam menghadapi Rangers dalam pertandingan yang digagas jurnalis asal Belanda, Anton Witkamp.
Pada edisi resmi pertama, Ajax tampil sebagai juara setelah mengalahkan AC Milan dengan agregat telak 7-1 dalam dua pertandingan. Format dua limb kemudian menjadi bagian dari sejarah awal turnamen sebelum UEFA mengubahnya menjadi pertandingan tunggal.
Sejak 1998, Piala Super Eropa dimainkan dalam satu pertandingan di tempat netral. Format tersebut terus digunakan hingga sekarang dan menjadikan laga ini sebagai salah satu pertandingan pembuka paling bergengsi dalam kalender sepak bola Eropa.
Real Madrid Jadi Raja Piala Super Eropa
Jika berbicara mengenai koleksi trofi, Real Madrid menjadi klub tersukses dalam sejarah Piala Super Eropa. Los Blancos telah enam kali mengangkat trofi tersebut.
Gelar keenam diraih pada 2024. Real Madrid mengalahkan Atalanta dengan skor 2-0 untuk menambah koleksi trofi mereka sekaligus mempertegas dominasi di epoch modern.
AC Milan dan Barcelona berada di bawah Real Madrid dalam daftar klub dengan koleksi gelar terbanyak. Keduanya telah memenangkan Piala Super Eropa sebanyak lima kali.
Berikut daftar lengkap juara Piala Super Eropa:
1973: Ajax — runner-up AC Milan
1974: Tidak digelar
1975: Dynamo Kyiv — runner-up Bayern Munich
1976: Anderlecht — runner-up Bayern Munich
1977: Liverpool — runner-up Hamburger SV
1978: Anderlecht — runner-up Liverpool
1979: Nottingham Forest — runner-up Barcelona
1980: Valencia — runner-up Nottingham Forest
1981: Tidak digelar
1982: Aston Villa — runner-up Barcelona
1983: Aberdeen — runner-up Hamburger SV
1984: Juventus — runner-up Liverpool
1985: Tidak digelar
1986: Steaua Bucuresti — runner-up Dynamo Kyiv
1987: Porto — runner-up Ajax
1988: KV Mechelen — runner-up PSV Eindhoven
1989: AC Milan — runner-up Barcelona
1990: AC Milan — runner-up Sampdoria
1991: Manchester United — runner-up Red Star Belgrade
1992: Barcelona — runner-up Werder Bremen
1993: Parma — runner-up AC Milan
1994: AC Milan — runner-up Arsenal
1995: Ajax — runner-up Real Zaragoza
1996: Juventus — runner-up Paris Saint-Germain
1997: Barcelona — runner-up Borussia Dortmund
1998: Chelsea — runner-up Real Madrid
1999: Lazio — runner-up Manchester United
2000: Galatasaray — runner-up Real Madrid
2001: Liverpool — runner-up Bayern Munich
2002: Real Madrid — runner-up Feyenoord
2003: AC Milan — runner-up Porto
2004: Valencia — runner-up Porto
2005: Liverpool — runner-up CSKA Moscow
2006: Sevilla — runner-up Barcelona
2007: AC Milan — runner-up Sevilla
2008: Zenit St Petersburg — runner-up Manchester United
2009: Barcelona — runner-up Shakhtar Donetsk
2010: Atletico Madrid — runner-up Inter Milan
2011: Barcelona — runner-up Porto
2012: Atletico Madrid — runner-up Chelsea
2013: Bayern Munich — runner-up Chelsea
2014: Real Madrid — runner-up Sevilla
2015: Barcelona — runner-up Sevilla
2016: Real Madrid — runner-up Sevilla
2017: Real Madrid — runner-up Manchester United
2018: Atletico Madrid — runner-up Real Madrid
2019: Liverpool — runner-up Chelsea
2020: Bayern Munich — runner-up Sevilla
2021: Chelsea — runner-up Villarreal
2022: Real Madrid — runner-up Eintracht Frankfurt
2023: Manchester City — runner-up Sevilla
2024: Real Madrid — runner-up Atalanta
2025: Paris Saint-Germain — runner-up Tottenham Hotspur
2026: PSG vs Aston Villa — belum dimainkan
(sto)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·