Denny Indrayana Respons Budi Arie soal Pergantian Rezim Sebelum 2029: Dia Ngomong di Samping Jokowi

18 jam yang lalu 1

loading...

Pakar Hukum Tata Negara Denny Indrayana buka bunyi mengenai pernyataan Ketum Relawan Projo Budi Arie Setiadi nan menyampaikan kemungkinan pergantian rezim sebelum 2029. Dia mengucapkan perihal tersebut di samping Jokowi. Foto: Dok Sindonews

JAKARTA - Pakar Hukum Tata Negara Denny Indrayana buka bunyi mengenai pernyataan Ketua Umum Relawan Projo Budi Arie Setiadi nan menyampaikan kemungkinan pergantian rezim sebelum 2029. Dalam video nan viral di media sosial, Budi Arie mengucapkan perihal tersebut di samping Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi).

Terdapat tiga perihal nan bisa menjatuhkan sebuah rezim pemerintah. Pertama lantaran krisis ekonomi, kemudian skandal publik, dan terakhir skandal pribadi.

Baca juga: Relawan Prabowo Kecam Budi Arie soal Pernyataan "Insting Saya Lebih Cepat dari 2029"

"Skandal pribadi nan tidak diselesaikan dengan baik itu bakal memunculkan gosip, bakal memunculkan spekulasi, dan spekulasi nan liar itu bakal menggerus legitimasi. Jadi legitimasi nan tergerus itu akibat lainnya apa? Kehilangan kursi. Nah, itu tiga perihal nan kemudian menyebabkan rezim jatuh," ujar Denny di Jakarta Pusat, Rabu (26/8/2026).

Sementara nan membikin Presiden alias Wakil Presiden jatuh dari bangku kekuasaan, perihal tersebut telah diatur jelas dalam Pasal 7A UUD 1945. Aturan ini menitikberatkan pada pelanggaran pemimpin negara dan tidak lagi memenuhi syarat sebagai Presiden dan Wakil presiden.

Selengkapnya