Donald Trump Berencana Klaim Selat Hormuz Jadi Wilayah AS Usai Perang Iran

1 jam yang lalu 3
Donald Trump Berencana Klaim Selat Hormuz Jadi Wilayah AS Usai Perang Iran Presiden AS Donald Trump menyatakan bakal menyatakan Selat Hormuz sebagai wilayah AS setelah mengalahkan Iran. Simak rincian pengakuannya di sini.(White House)

PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump menyatakan dia bakal "segera" menyatakan jalur perairan Selat Hormuz sebagai bagian dari wilayah Amerika Serikat setelah mengalahkan Iran.

"Setelah kita selesai mengalahkan Iran, nan sedang dikalahkan dengan sangat parah -- sejenak lagi saya bakal menyatakan Selat Hormuz sebagai wilayah Amerika Serikat," ujar Trump sembari terkekeh dalam sebuah rapat umum politik di sebuah akademi kepolisian di negara bagian New York pada Jumat.

"Ini benar," tambahnya.

Pernyataan tersebut disampaikan di tengah bentrok bersenjata nan sedang berlangsung. Trump, berbareng dengan Israel, meluncurkan perang melawan Iran pada 28 Februari dengan tujuan nan dinyatakan untuk mengakhiri program nuklir negara tersebut nan kontroversial dan memicu pemberontakan rakyat.

Namun, Iran membalas tindakan tersebut dengan mengambil alih kontrol de facto atas sebagian besar Selat Hormuz. Jalur perairan ini merupakan jalur vital bagi sebagian besar pengiriman daya dunia dan komoditas lainnya.

Saat ini, Amerika Serikat tetap terlibat dalam kebuntuan dengan Iran mengenai kendali atas selat tersebut. Iran memblokir akses bagi sebagian besar pelayaran sipil, sementara Angkatan Laut AS melakukan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran dalam upaya untuk melumpuhkan perekonomian negara itu.

"Kami mempunyai blokade tersebut. Tidak ada kapal nan dapat lewat selain jika kami mengizinkannya," kata Trump kepada para pendukung dan abdi negara kepolisian nan berteriak-teriak gembira. (AFP/Z-2)

Selengkapnya