Dorong Kualitas Keterwakilan Perempuan 30%, Partai Perindo Siap Bersinergi Lahirkan Kebijakan yang Inklusif

3 minggu yang lalu 10

loading...

Partai Perindo menegaskan komitmennya mendorong lahirnya kader wanita nan berbobot dan bisa berkedudukan dalam pengambilan keputusan politik. Foto/SindoNews

JAKARTA - Keterlibatan wanita dalam politik tidak lagi hanya diukur dari terpenuhinya kuota keterwakilan, tetapi juga dari sejauh mana wanita dapat memengaruhi arah kebijakan nan menyentuh kepentingan publik. Untuk itu, Partai Perindo menegaskan komitmennya mendorong lahirnya kader wanita nan berbobot dan bisa berkedudukan dalam pengambilan keputusan politik.

Perspektif tersebut mengemuka dalam Sarasehan dan Dialog Perempuan Nasional 2026 di Ruang Nusantara V MPR RI nan dihadiri Partai Perindo berbareng organisasi wanita lintas partai politik.

Wakil Ketua DPP Partai Perindo Bidang Perempuan dan Disabilitas Rahmi A Kamila menilai tantangan saat ini tidak lagi sebatas pemenuhan kuota keterwakilan perempuan.

"Tantangan kritis saat ini bukan lagi sekadar memenuhi kuota umum keterwakilan, melainkan gimana membentuk kapabilitas kader wanita nan bisa memaksimalkan potensi dirinya," kata Rahmi, Jumat (26/6/26).

Baca juga: Lemhannas: Partai Perindo Satu-satunya Parpol Penuhi 30% Keterwakilan Perempuan di Seluruh Dapil

Perempuan nan kerap disapa Ami itu menilai penguatan kapabilitas menjadi aspek krusial agar bunyi wanita dapat terwakili secara utuh, terutama dalam penyusunan kebijakan nan berangkaian dengan hak-hak perempuan. Dia menilai keterwakilan nan berkarakter administratif tanpa support kompetensi berpotensi membatasi efektivitas perjuangan rumor wanita di ruang kebijakan.

"Kolaborasi antarorganisasi wanita menjadi krusial untuk memperkuat kapabilitas kader sekaligus mendorong lahirnya kebijakan nan lebih inklusif bagi wanita Indonesia," ujarnya.

Selengkapnya