Dukung program pemerintah, Jakpro siapkan 2.000 vaksin untuk warga DKI

  • Whatsapp

Jakarta (ANTARA) – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta, PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau Jakpro bersama Jakarta Experience Board menyiapkan 2.000 vaksin COVID-19 jenis Sinovac bagi warga Ibu Kota guna mendukung program percepatan vaksin yang digulirkan pemerintah.
 

Warga maupun karyawan Jakpro dapat mendaftarkan diri melalui aplikasi “Jaki’ atau langsung ke lokasi di Gedung Serbaguna Cendrawasih, Cengkareng, Jakarta Barat.

“Kegiatan vaksinasi ini akan berlangsung pada 21 sampai 23 Juli 2021. Targetnya sehari akan ada 650 orang yang divaksinasi COVID-19,” kata Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan PT Jakpro Nadia Diposanjoyo dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Rabu.

Baca juga: Sentra vaksinasi di JIEP Pulomas sediakan 10.000 dosis vaksin Sinovac
 

Kegiatan ini, lanjut Nadia, merupakan bagian dari upaya Jakpro mendukung program pemerintah menggelar vaksinasi masal untuk menciptakan imunitas kelompok.

 

Selain itu, Jakpro juga menaruh perhatian khusus kepada penanganan COVID-19 agar mengurangi kasus penyebaran terutama di DKI.

 

“Harapannya sentra vaksinasi COVID-19 ini membantu target pemerintah untuk bisa memvaksin 7,5 juta penduduk DKI Jakarta hingga akhir Agustus 2021,” kata Nadia.

 

Berdasarkan pantauan Antara di lokasi vaksinasi pada pukul 09.20, warga mulai memadati antrean yang telah disediakan.

 

Antrean peserta vaksin pun terpantau seusai dengan protokol kesehatan, seperti tempat duduk yang berjarak hingga warga dan petugas yang mengenakan masker.

   

Muhammad Rayhan Islamy selaku Product Development Jakarta Experience Board mengatakan saat ini sudah 200 orang yang memadati lokasi vaksinasi.

 

“Kalau per jam sekarang itu terhitung sudah 180 sampai 200 orang yang datang,” kata dia.

 

Rayhan mengatakan warga non KTP DKI juga bisa menerima vaksin asalkan mendaftar lewat aplikasi Jaki.

 

Untuk warga yang ber-KTP DKI bisa langsung mendaftar ke tempat dengan membawa KTP dan fotokopi kartu keluarga (KK) untuk yang berusia 12 tahun hingga 17 tahun.

 

Pewarta: Walda Marison
Editor: Taufik Ridwan
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Pos terkait